Viettel Marathon 2024 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menjelang peringatan 20 tahun bisnis layanan seluler Viettel. Turnamen ini diselenggarakan oleh Grup Industri Militer - Telekomunikasi, berkoordinasi dengan Federasi Atletik Vietnam, Kamboja, dan Laos di bawah konsultasi dan pengawasan Federasi Atletik Asia. Setelah etape Luang Prabang pada 3 November 2024, Viettel Marathon akan berlangsung di Hanoi pada 1 Desember 2024 dan di Angkor Wat, Kamboja, pada 22 Desember 2024.
Melampaui lingkup acara olahraga , pada tahap pertama, Viettel Marathon 2024 akan menjadi perjalanan menjelajahi budaya dan alam ibu kota kuno Laos. Dengan rute yang sangat indah, turnamen ini menjanjikan pengalaman tak terlupakan bagi para atlet yang berpartisipasi.
Museum Istana Kerajaan: Titik Awal yang Sempurna
Perlombaan dimulai di Museum Istana Kerajaan di Jalan Sisavangvong, yang terkenal dengan pasar malamnya yang ramai di ibu kota kuno Luang Prabang. Dengan arsitekturnya yang unik, Museum Istana Kerajaan bukan hanya salah satu situs budaya terpenting di Luang Prabang, tetapi juga menyimpan banyak artefak berharga yang mencerminkan sejarah dan budaya Laos.
Museum Istana Kerajaan - Sisavangvong, Luang Prabang
Khususnya, saat berlari di sepanjang Jalan Sisavangvong, para atlet juga dapat mengagumi rumah-rumah tradisional Laos dengan arsitektur kayu yang khas. Rumah-rumah ini tak hanya indah, tetapi juga menyimpan kisah tentang budaya dan sejarah lokal. Atap genteng yang miring dan warna-warna cerahnya menciptakan pemandangan yang hidup, menarik semua mata.
Sepanjang rute ini, para atlet juga akan berkesempatan untuk merasakan perpaduan keindahan tradisional dan kehidupan modern di Luang Prabang. Arsitektur Luang Prabang sangat dipengaruhi oleh arsitektur Prancis abad ke-19 dan ke-20, tercermin pada bangunan-bangunan dengan balkon, jendela tinggi, dan ukiran yang rumit. Desain bergaya vila memadukan gaya Barat dan tradisional Laos untuk menciptakan gambaran arsitektur yang kaya dan beragam.
Jalan Sisavangvong dengan keindahan kuno
Menyaksikan matahari terbit di Sungai Mekong
Melanjutkan perjalanan, para atlet akan mencapai Jalan Khem Khong, tempat mereka berkesempatan menikmati indahnya matahari terbit di Sungai Mekong. Pantulan sinar matahari di air menciptakan pemandangan berkilauan yang indah, menghadirkan kedamaian dan relaksasi bagi jiwa.
Matahari terbit di Sungai Mekong
Jembatan Prancis Tua – simbol arsitektur Prancis
Salah satu daya tarik utama rute Viettel Marathon di ibu kota kuno Luang Prabang adalah Jembatan Prancis Kuno. Dengan arsitektur Prancisnya yang megah, jembatan berusia ratusan tahun yang menghubungkan kedua tepi Sungai Nam Khan ini akan memberikan para pelari sensasi keindahan kuno Luang Prabang.
Jembatan Prancis Kuno
Selain lokasi-lokasi di atas, selama perjalanan sejauh 42 km, para atlet juga berkesempatan mengagumi banyak karya terkenal Luang Prabang seperti: Wat Xieng Thong - salah satu kuil terindah di Laos dengan arsitektur yang canggih, Gunung Phousi, Kuil Haw Phra Bang, dan salah satu kuil terbesar dan tertua di Laos, Wat May Souvannapoumara.
[iklan_2]
Source: https://thanhnien.vn/vdv-giai-viettel-marathon-se-duoc-ngam-nhin-net-dep-tuyet-my-cua-co-do-luang-prabang-185241102104551418.htm
Komentar (0)