Pemerintah Chili menyatakan penyesalannya pada tanggal 25 September atas keputusan Venezuela untuk menangguhkan penerbangan langsung antara kedua negara.
Venezuela telah memutuskan untuk menangguhkan penerbangan ke beberapa negara. (Sumber: Business Traveller) |
Kementerian Luar Negeri Chili mengatakan ini adalah keputusan sepihak, yang menyebabkan hampir 800.000 warga Venezuela yang tinggal di Chili berada dalam "dilema".
Chili juga menilai hal ini sebagai “tindakan yang tidak masuk akal” dan “menyesalinya”.
Sebelumnya, Kementerian Transportasi Venezuela mengumumkan penangguhan aktivitas transportasi penumpang komersial antara negara tersebut dan Chili.
Langkah ini semakin meningkatkan ketegangan diplomatik antara kedua negara terkait hasil pemilihan presiden di Venezuela.
Caracas memutuskan untuk menangguhkan penerbangan komersial ke Chili tak lama setelah Presiden Chili Gabriel Boric menyebut pemerintah Venezuela sebagai “kediktatoran” dalam pidatonya di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Tn. Boric juga menghimbau masyarakat internasional untuk mengakui hasil pemilu di Venezuela yang dimenangkan oleh kandidat oposisi Edmundo Urrutia, bukan Presiden petahana Nicolas Maduro.
Selain itu, Caracas juga memutuskan untuk menangguhkan banyak penerbangan langsung ke Panama, Republik Dominika, dan Peru, menuduh negara-negara ini mencampuri urusan dalam negeri Venezuela.
Panama dan Republik Dominika termasuk di antara negara-negara yang menuntut peninjauan menyeluruh terhadap pemilihan presiden Venezuela, dengan syarat adanya pengamat independen.
Menurut Bapak Marisela de Loaiza, Presiden Asosiasi Penerbangan Venezuela (ALAV), penghentian operasi dengan negara-negara tersebut merupakan tindakan "politik", yang menyebabkan Caracas kehilangan 54% konektivitas internasionalnya.
ALAV mengatakan bahwa sebelum 31 Juli, Venezuela memiliki sekitar 181 penerbangan internasional per minggu, tetapi sekarang hanya ada 83 penerbangan, setara dengan pengurangan sekitar 15.000 kursi per minggu.
[iklan_2]
Sumber: https://baoquocte.vn/venezuela-tam-dung-cac-chuyen-bay-chile-lay-lam-tiec-287755.html
Komentar (0)