
Di stan Vietnam, berbagai produk kopi khas diperkenalkan, termasuk robusta, arabika, kopi sangrai dan bubuk, kopi instan, kopi saring, kopi kapsul, dan produk-produk spesial. Di antaranya, kopi robusta, yang sebagian besar ditanam di Dataran Tinggi Tengah, berkat kondisi iklim dan tanah yang istimewa, menjadi keunggulan utamanya.
Vietnam saat ini merupakan produsen kopi terbesar kedua di dunia , dengan produksi sekitar 2 juta ton per tahun, menyumbang 15% hingga 18% dari total produksi dunia. Produk kopi Vietnam hadir di lebih dari 80 negara, termasuk pasar-pasar utama seperti Eropa, AS, Jepang, Rusia, Inggris, dan Kanada.

Menurut Ibu Ngo Thu Huong, Penasihat Perdagangan Vietnam di Chili, keberadaan kopi Vietnam di Chili khususnya dan kawasan Amerika Latin pada umumnya masih terbatas. Beliau menekankan bahwa partisipasi dalam ExpoCafé 2025 merupakan peluang strategis untuk mempromosikan kopi Vietnam ke kawasan yang memiliki tradisi konsumsi kopi yang panjang dan potensi pengembangan yang besar.
Lebih dari 150 pelaku usaha dari negara-negara penghasil dan konsumen kopi berpartisipasi dalam pameran tahun ini. Menurut Kedutaan Besar Vietnam di Chili, acara ini menandai tonggak penting dalam upaya meningkatkan citra negara, mencari peluang, dan memperluas pasar ekspor di kawasan potensial seperti Amerika Latin.
Sumber: https://baolaocai.vn/viet-nam-lan-dau-tham-du-hoi-cho-ca-phe-tai-chile-post649319.html
Komentar (0)