Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Vietnam dan Denmark bekerja sama untuk memerangi pemborosan makanan.

Pada sore hari tanggal 12 November, Jaringan Bank Pangan Vietnam, bekerja sama dengan Kedutaan Besar Denmark dan Badan Veteriner dan Pangan Denmark (DVFA), meluncurkan "Panduan Daur Ulang Limbah Makanan," yang bertujuan untuk mempromosikan pemilahan, penggunaan kembali, dan daur ulang sisa makanan secara aman, efisien, dan berkelanjutan di dalam masyarakat, sehingga berkontribusi pada pengurangan limbah makanan dan perlindungan lingkungan.

Báo Tin TứcBáo Tin Tức12/11/2025

Kegiatan ini merupakan bagian dari Kemitraan Strategis Hijau Vietnam-Denmark, yang ditandatangani oleh kedua pemerintah pada November 2023, sebuah tonggak penting dalam kerja sama bilateral di bidang transisi hijau, energi terbarukan, dan pengelolaan limbah berkelanjutan.

Keterangan foto
Ibu Sanne Høj Andrén, Penasihat Pangan dan Pertanian , Kedutaan Besar Denmark di Vietnam, dan Bapak Nguyen Tuan Khoi, Presiden Jaringan Bank Pangan Vietnam, memperkenalkan Buku Panduan tentang Daur Ulang Limbah Makanan.

Menurut perkiraan Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), sekitar sepertiga dari pasokan makanan dunia, setara dengan 1,3 miliar ton, hilang atau terbuang setiap tahunnya. Vietnam juga menghadapi situasi ini, dengan peningkatan pesat limbah makanan di daerah perkotaan dan zona industri, yang memberikan tekanan signifikan pada lingkungan dan sistem pengolahan limbah.

Berdasarkan realitas ini, buku panduan "Panduan Daur Ulang Limbah Makanan - Solusi Menuju Masa Depan yang Hijau" disusun untuk membantu rumah tangga, sekolah, bisnis, dan masyarakat memilah, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sisa makanan dengan aman, efisien, dan berkelanjutan. Melalui buku panduan ini, para pemangku kepentingan berharap masyarakat Vietnam dapat mengubah limbah menjadi sumber daya sekaligus mengurangi emisi metana (CH₄), salah satu kontributor utama perubahan iklim.

Keterangan foto
Publikasi ini didasarkan pada pengalaman dan standar internasional Denmark, sekaligus diadaptasi agar sesuai dengan kondisi Vietnam.

Buku panduan ini, yang terdiri dari lima bab, memberikan informasi visual tentang pemilahan, penggunaan kembali, dan daur ulang limbah makanan. Isinya didasarkan pada pengalaman dan standar internasional Denmark, negara pelopor dalam pengelolaan limbah dan pembangunan ekonomi hijau, sekaligus disesuaikan dengan kondisi praktis di Vietnam.

Keterangan foto
Ibu Sanne Høj Andrén memberikan pidato pada upacara tersebut.

Pada upacara peluncuran, Ibu Sanne Høj Andrén, Penasihat Bidang Pangan dan Pertanian di Kedutaan Besar Denmark di Vietnam, menekankan: “Denmark dan Vietnam memiliki tujuan bersama untuk pembangunan berkelanjutan. Kami bangga bermitra dengan Jaringan Bank Pangan Vietnam untuk mentransfer pengetahuan dan praktik terbaik dalam pengelolaan limbah makanan, membantu menciptakan perubahan positif di tingkat masyarakat.”

Buku panduan ini juga merupakan bagian dari program aksi "Vietnam Hijau - Tanpa Limbah Makanan", yang diprakarsai oleh Jaringan Bank Pangan Vietnam. Dalam kerangka program tersebut, banyak model komunitas telah diimplementasikan, seperti mengumpulkan dan mendaur ulang ampas kopi, kulit buah, dan produk sampingan organik menjadi pupuk untuk "Kebun Pangan Komunitas"; membangun "Dapur Bersama Mahasiswa" di universitas; dan menghubungkan bisnis dengan pertanian dalam rantai "Dari Pertanian ke Bank Pangan", berkontribusi pada penyelamatan produk pertanian berlebih dan daur ulang produk sampingan pertanian.

Keterangan foto
Bapak Nguyen Tuan Khoi menekankan bahwa buku panduan ini tidak hanya membimbing masyarakat tentang cara melakukan sesuatu, tetapi juga menginspirasi setiap warga untuk bekerja sama membangun komunitas yang bebas dari pemborosan makanan.

Bapak Nguyen Tuan Khoi, Ketua Jaringan Bank Pangan Vietnam, mengatakan: “Kami percaya bahwa perubahan besar dimulai dari tindakan kecil. Buku panduan ini tidak hanya membimbing kita tentang cara melakukan sesuatu, tetapi juga menginspirasi setiap warga untuk menjadi “Pahlawan Hijau,” bekerja sama untuk membangun komunitas bebas limbah makanan. Ini adalah perjalanan pendidikan masyarakat, di mana setiap individu dapat memulai dengan tindakan sederhana: memilah sampah di sumbernya, menyimpan makanan, mendaur ulang makanan yang dibuang, berkontribusi untuk melindungi planet hijau dan menyebarkan semangat tanggung jawab sosial.”

Inisiatif ini memberikan kontribusi praktis terhadap implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya yang berkaitan dengan pemberantasan kemiskinan, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, aksi iklim, dan kemitraan untuk pembangunan hijau. Buku panduan ini diharapkan menjadi alat yang bermanfaat untuk membantu masyarakat Vietnam mengambil tindakan praktis untuk lingkungan, sekaligus menunjukkan komitmen terhadap kerja sama hijau berkelanjutan antara Vietnam dan Denmark.

Sumber: https://baotintuc.vn/van-de-quan-tam/viet-nam-dan-mach-chung-tay-chong-lang-phi-thuc-pham-20251112181154510.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Ruang Kebahagiaan

Ruang Kebahagiaan

Surga yang penuh sukacita

Surga yang penuh sukacita

Grup marching band maju ke depan.

Grup marching band maju ke depan.