Presiden Vo Van Thuong menerima Bapak Alfred Gerstl, Ketua Asosiasi Persahabatan Austria-Vietnam, dan sahabat-sahabat Austria. (Foto: Nguyen Hong) |
Yang juga hadir dalam resepsi tersebut adalah mantan Presiden Asosiasi Persahabatan Austria-Vietnam, mantan Menteri Luar Negeri Austria, Tn. Peter Jankowitsch; Konsul Jenderal Kehormatan terpilih Markus Kircher dan sejumlah sahabat Austria lainnya.
Dalam resepsi tersebut, Presiden Vo Van Thuong mengungkapkan rasa senangnya atas pertemuan dengan Presiden Asosiasi Persahabatan Austria-Vietnam. Ia mengenang hubungan tradisional kedua negara yang telah terjalin sejak lama. Selama lima dekade terakhir, hubungan kedua negara telah berkembang di berbagai bidang.
Kedua negara secara rutin mengadakan kontak tingkat tinggi dan lintas tingkat untuk memajukan kerja sama bilateral. Tahun lalu, kedua negara merayakan 50 tahun hubungan diplomatik dengan banyak hasil kerja sama positif, yang membawa kegembiraan bagi masyarakat kedua negara.
Presiden juga dengan bangga mengumumkan bahwa kerja sama ekonomi , perdagangan, dan investasi antara kedua negara telah berkembang pesat. Austria merupakan salah satu dari 10 mitra terbesar Vietnam di Eropa. Perdagangan bilateral tahun lalu mencapai lebih dari 2,7 miliar dolar AS. Terutama setelah Perjanjian Perdagangan Bebas Vietnam-Uni Eropa berlaku, omzet perdagangan bilateral meningkat secara signifikan. Sejak awal tahun, banyak perusahaan Austria telah datang ke Vietnam untuk menjajaki peluang investasi dan bisnis.
"Ini merupakan sinyal positif yang menunjukkan bahwa investasi Austria di Vietnam akan meningkat di masa mendatang," ujar Presiden.
Presiden Vo Van Thuong sangat mengapresiasi kontribusi penting sahabat-sahabat Austria dalam menciptakan momen-momen positif dalam hubungan Vietnam-Austria. (Foto: Nguyen Hong) |
Demi mencapai pencapaian positif dalam hubungan bilateral ini, Presiden menyampaikan bahwa Asosiasi Persahabatan Austria-Vietnam telah memberikan kontribusi penting. Presiden mengucapkan selamat kepada Bapak Alfred Gerstl atas terpilihnya beliau sebagai Presiden Asosiasi Persahabatan Austria-Vietnam, dan meyakini bahwa Asosiasi akan terus mendorong hasil yang telah dicapai dan terus meningkatkan kerja sama antara kedua negara di masa mendatang.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada mantan Menteri Luar Negeri dan mantan Presiden Asosiasi Persahabatan Austria-Vietnam, Bapak Peter Jankowitsch, atas upaya tak kenal lelahnya dalam mempromosikan hubungan bilateral selama bertahun-tahun terakhir.
Presiden Vo Van Thuong menyarankan bahwa di waktu mendatang, Asosiasi Persahabatan Austria-Vietnam dan Asosiasi Persahabatan Vietnam-Austria perlu menyelenggarakan lebih banyak kegiatan yang bermakna dan berkoordinasi secara aktif guna berkontribusi pada hubungan antara kedua negara.
Presiden menegaskan bahwa Vietnam sangat mementingkan dan memfasilitasi kedua Asosiasi Persahabatan untuk mempromosikan kerja sama dan menyelenggarakan kegiatan pertukaran antarmasyarakat, sehingga menciptakan fondasi yang semakin kokoh bagi hubungan kedua negara untuk berkembang lebih kuat. Pada saat yang sama, Presiden menyarankan agar Konsul Kehormatan Markus Kircher mengajukan proposal dan menyelenggarakan berbagai kegiatan pertukaran antarmasyarakat antara kedua negara.
Mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Presiden Vo Van Thuong atas waktu yang telah diberikan untuk bertemu dengannya, Presiden Asosiasi Persahabatan Austria-Vietnam menyampaikan kegembiraannya atas perkembangan hubungan kedua negara yang kuat dan berkelanjutan belakangan ini. Mengapresiasi penilaian Presiden bahwa Austria merupakan mitra penting Vietnam, Presiden Asosiasi Persahabatan Austria-Vietnam menekankan bahwa Vietnam juga merupakan mitra penting Austria, dan saat ini terdapat sekitar 60 perusahaan Austria yang aktif beroperasi di Vietnam.
Mengenang kunjungannya ke Vietnam pada tahun 2008 dan tahun lalu, Presiden Asosiasi Persahabatan Austria-Vietnam kembali ke wilayah berbentuk S dan sangat terkesan dengan pencapaian pembangunan sosial-ekonomi Vietnam.
Presiden Vo Van Thuong berfoto kenang-kenangan bersama teman-teman Austria. (Foto: Nguyen Hong) |
Ia mengatakan bahwa selama kunjungannya, ia mengunjungi dan bekerja di Akademi Diplomatik; bertemu dan berdiskusi dengan Presiden Asosiasi Persahabatan Vietnam-Austria untuk meningkatkan kerja sama di bidang pendidikan dan pertukaran antarmasyarakat.
Menghadiri resepsi Presiden, mantan Presiden Asosiasi Persahabatan Austria-Vietnam dan mantan Menteri Luar Negeri Austria, Tn. Peter Jankowitsch, mengatakan bahwa Asosiasi Persahabatan Austria-Vietnam adalah salah satu asosiasi persahabatan tertua di Austria (1973).
“Asosiasi dan saya pribadi selalu mendukung dan memiliki perasaan yang baik terhadap Vietnam, dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan praktis untuk memperkuat persahabatan tradisional antara Vietnam dan Austria,” tegas Bapak Peter Jankowitsch.
Mengungkapkan rasa terima kasihnya atas perasaan baik dan tulus yang dimiliki Asosiasi Persahabatan Austria-Vietnam dan teman-teman Austria terhadap Vietnam, Presiden Vo Van Thuong menegaskan bahwa Vietnam selalu menghormati teman-teman Austria.
Bahkan dalam konteks perjuangan Vietnam untuk kemerdekaan dan reunifikasi nasional, Austria merupakan salah satu negara Eropa pertama yang menjalin hubungan diplomatik dengan Vietnam. Selama 50 tahun terakhir, Austria senantiasa mendukung dan bekerja sama secara aktif dengan Vietnam. Dengan persahabatan tradisional dan sentimen positif tersebut, Presiden meyakini bahwa hubungan kedua negara dalam 50 tahun ke depan akan semakin erat dan kuat.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)