Kedutaan Besar Vietnam di Mongolia, Kamar Dagang dan Industri Mongolia, bekerja sama dengan Konfederasi Perdagangan dan Industri Vietnam (VCCI), dan instansi terkait Vietnam menyelenggarakan Forum Bisnis Vietnam-Mongolia. (Foto: Tuan Viet) |
Forum Bisnis Vietnam-Mongolia bertujuan untuk mempromosikan dan meningkatkan kerja sama bisnis antara kedua negara di bidang pertanian , pertambangan, konstruksi dan infrastruktur, pariwisata, produksi, pendidikan, logistik, kesehatan, dan lain-lain. Forum ini dihadiri oleh para pemimpin kementerian, cabang, lembaga, organisasi, dan perwakilan asosiasi serta bisnis dari Vietnam dan Mongolia.
Di Forum tersebut, Wakil Perdana Menteri Tran Luu Quang menegaskan bahwa persahabatan tradisional dan kerja sama multifaset antara Vietnam dan Mongolia semakin erat. Selama periode 2017-2022, omzet perdagangan kedua negara meningkat dua kali lipat.
Dalam 6 bulan pertama tahun 2023, omzet perdagangan bilateral mencapai sekitar 45 juta dolar AS. Wakil Perdana Menteri yakin kedua negara akan mencapai target peningkatan omzet perdagangan bilateral menjadi 100 juta dolar AS tahun ini.
Wakil Perdana Menteri Tran Luu Quang berpidato di Forum. (Foto: Tuan Viet) |
Menekankan bahwa Vietnam dan Mongolia sedang mempersiapkan kegiatan untuk merayakan ulang tahun ke-70, Wakil Perdana Menteri Tran Luu Quang berharap bahwa komunitas bisnis kedua belah pihak akan menjadi kekuatan penting yang berkontribusi untuk secara kuat mempromosikan hubungan antara kedua negara di waktu mendatang, terutama di bidang ekonomi, investasi, dan pariwisata.
Menyatakan bahwa Vietnam sedang mempromosikan restrukturisasi ekonomi dan industrialisasi serta modernisasi berdasarkan ilmu pengetahuan, teknologi dan inovasi, Wakil Perdana Menteri menyatakan bahwa dalam proses tersebut, Vietnam menyambut baik partisipasi aktif perusahaan asing, termasuk perusahaan Mongolia.
Untuk lebih meningkatkan kerja sama ekonomi antara kedua negara, Wakil Perdana Menteri Tran Luu Quang menyarankan agar kedua pihak berkoordinasi dan saling mendukung guna meningkatkan efektivitas integrasi ekonomi regional dan internasional; terus memanfaatkan mekanisme kerja sama yang ada, termasuk Komite Antarpemerintah Vietnam-Mongolia; memfasilitasi kegiatan impor dan ekspor untuk segera menyelesaikan tujuan peningkatan omzet perdagangan bilateral hingga 200 juta USD di waktu mendatang.
Presiden Mongolia, Ukhnaagiin Khurelsukh, mengatakan bahwa Forum ini akan memberikan kontribusi penting dalam memperkaya isi kerja sama, terutama dalam memperluas kerja sama ekonomi kedua negara di masa mendatang. (Foto: Tuan Viet) |
Di hadapan kalangan dunia usaha kedua negara, Presiden Ukhnaagiin Khurelsukh mengumumkan bahwa dirinya dan para pemimpin Vietnam telah sepakat untuk meningkatkan hubungan kerja sama Mongolia-Vietnam menjadi kemitraan komprehensif pada kesempatan peringatan 70 tahun terjalinnya hubungan diplomatik pada tahun 2024; dan mengatakan bahwa penandatanganan perjanjian pembebasan visa bagi pemegang paspor diplomatik, dinas, dan biasa melalui kunjungan ini akan memberikan kontribusi bagi terjalinnya pertukaran antarmasyarakat dan terciptanya kondisi yang kondusif bagi kegiatan dan kerja sama bisnis kedua negara.
Presiden Ukhnaagiin Khurelsukh mengatakan bahwa Mongolia kini telah menandatangani perjanjian penghindaran pajak bilateral dengan 26 negara dan perjanjian promosi dan perlindungan investasi bilateral dengan 43 negara. Selain itu, barang-barang produksi Mongolia berkesempatan menikmati insentif pajak di banyak negara, misalnya dalam kerangka Sistem Preferensi Umum (GSP) Uni Eropa, Mongolia dapat mengekspor 7.200 produk ke pasar Uni Eropa tanpa bea masuk.
Menginformasikan bahwa Mongolia telah membentuk Kementerian Pembangunan Ekonomi baru untuk mempromosikan kegiatan lembaga perdagangan dan investasi asing, Presiden Ukhnaagiin Khurelsukh menegaskan bahwa pemerintah Mongolia akan terus memberikan perhatian khusus untuk menciptakan kondisi kerja yang stabil dan lingkungan hukum bagi investor asing, termasuk perusahaan Vietnam.
Upacara pengumuman penerbangan langsung Vietjet Air dari Nha Trang ke Ulaanbaatar. (Foto: Tuan Viet) |
Di Forum tersebut, Presiden Mongolia Ukhnaagiin Khurelsukh dan Wakil Perdana Menteri Tran Luu Quang bersama delegasi dari kedua negara menyaksikan upacara pengumuman pembukaan penerbangan langsung antara kota Nha Trang (Khanh Hoa) dan ibu kota Ulaanbaatar (Mongolia).
Upacara penandatanganan kerja sama strategis 2024 antara Perusahaan Saham Gabungan Vinpearl dan Perusahaan Pariwisata Mongolia Terbatas. (Foto: Tuan Viet) |
Di sela-sela Forum, Presiden Mongolia Ukhnaagiin Khurelsukh dan Wakil Perdana Menteri Tran Luu Quang mengunjungi stan yang memamerkan produk-produk khas Mongolia. (Foto: Tuan Viet) |
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)