Pada tanggal 4 Oktober, Letnan Kolonel Le Van Qui, Kepala Stasiun Penjaga Perbatasan Co Chien (Komando Penjaga Perbatasan Provinsi Vinh Long ) mengatakan bahwa unitnya baru saja menemukan dan menangkap kasus pengangkutan sejumlah besar produk hewan langka yang diselundupkan secara ilegal dari Indonesia ke Vietnam.
Tepatnya, sekitar pukul 10.00 pagi tanggal 3 Oktober, tim patroli Pos Penjaga Perbatasan Co Chien menemukan dua kendaraan mencurigakan yang bergerak dari laut menuju daerah muara Sungai Eo Loi, Kelurahan Thanh Phong, Provinsi Vinh Long. Kedua kendaraan tersebut dikendarai oleh Pham Van Hoan (lahir tahun 1969, berdomisili di Kelurahan Chat Binh, Provinsi Ninh Binh ) dan SYAMSADI (lahir tahun 1973, berkewarganegaraan Indonesia, nomor paspor E3336520). Saat diperiksa, kedua pelaku tidak dapat menunjukkan dokumen sah terkait kendaraan tersebut.

Dalam pemeriksaan tersebut, pihak berwenang menemukan dua kendaraan pengangkut barang dalam jumlah besar yang diduga merupakan produk satwa liar langka, meliputi: lebih dari 4,2 ton sisik hewan yang diduga sisik trenggiling; 150 pasang kulit ular piton; 40 kg empedu hewan; lebih dari 1 ton daging siput kering; hampir 1,6 ton kulit ikan; 17,5 kg siulan siput; 36 kg tulang hewan; 100 kg kulit hewan dari spesies yang tidak teridentifikasi; 2,3 kg insang ikan; 39 paruh burung; 210 gigi hewan; dan 30 botol berlabel madu. Berat total barang-barang tersebut lebih dari 7 ton. Seluruh kiriman tersebut tidak disertai faktur atau dokumen yang membuktikan asal usulnya yang sah.
Melalui penyelidikan awal, kedua subjek mengakui bahwa semua barang tersebut dibeli dari Indonesia dan diangkut ke Vietnam untuk dikonsumsi dan diekspor. Penjaga Perbatasan Provinsi Vinh Long menetapkan bahwa perilaku di atas menunjukkan tanda-tanda penyelundupan, dengan bukti berupa banyak bagian tubuh hewan langka yang termasuk dalam daftar hewan yang dilindungi secara ketat oleh hukum Vietnam, dan dilarang keras untuk dieksploitasi dan diperdagangkan.
Segera setelah itu, Komando Penjaga Perbatasan Provinsi berkoordinasi dengan Departemen Kepolisian Ekonomi (Kepolisian Provinsi Vinh Long) dan Departemen Perlindungan Hutan Wilayah 3 untuk membuat catatan insiden, menahan sementara orang, kendaraan dan semua barang bukti, dan melaksanakan prosedur penanganan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/vinh-long-phat-hien-thu-giu-hon-7-tan-san-pham-dong-vat-quy-hiem-nhap-lau-post816299.html






Komentar (0)