Pada akhir Maret 19, saat mengonfirmasi dengan VietNamNet, Tn. PHA (yang tinggal di Kota Ha Long, Quang Ninh ) mengatakan bahwa ia dan pengacaranya bekerja langsung dengan para pemimpin senior Eximbank.
Menurut Bapak HA, kuasa hukumnyalah yang akan memberikan keterangan setelah diberi kuasa.
Kepada wartawan, pengacara Ta Anh Tuan (Direktur Emmelaw LLC - Asosiasi Pengacara Hanoi ) yang melindungi hak-hak hukum Tn. HA mengatakan bahwa pada pertemuan hari ini (19 Maret), kedua belah pihak telah berdiskusi secara terbuka dan serius. Pihak nasabah dan bank mendengarkan dan menjelaskan seluruh isi insiden tersebut.
"Kedua belah pihak berkeinginan dan sepakat untuk berkoordinasi guna menyelesaikan kasus ini, dengan tetap menjamin hak-hak kedua belah pihak sesegera mungkin," ungkap pengacara tersebut.
Sebagaimana dilaporkan VietNamNet, Tn. PHA di Quang Ninh diduga memiliki utang kartu kredit sebesar VND8.554.625 dari dua transaksi Master Card Eximbank pada tahun 2013. Sejak saat itu, Tn. PHA tidak pernah membayar pokok maupun bunganya kepada Eximbank.
Per 31 Oktober 2023, menurut surat pemberitahuan pengingat utang Eximbank, total utang Tn. PHA di bank ini adalah VND 8.838.869.549, yang terdiri dari utang pokok sebesar VND 8.554.625 dan utang bunga sebesar VND 8.830.314.924.
Tn. HA mengatakan bahwa dia tidak meminjam jumlah kredit sebesar 8,5 juta VND dari Eximbank Cabang Quang Ninh.
Menurut Bapak HA, pada tahun 2012, melalui seorang teman, ia meminta seorang karyawan pria (identitas tidak diketahui) dari Eximbank Cabang Quang Ninh untuk membuat kartu kredit. Saat itu, karyawan pria tersebut meminta Bapak HA untuk menandatangani kontrak pembukaan kartu dan menerima kartu tersebut terlebih dahulu.
Setelah itu, pria ini memberikan kartu kredit biasa kepada Tn. HA dengan alasan kartu kreditnya bermasalah. Karena merasa tidak mampu, Tn. HA tidak lagi memperhatikannya. Pada tahun 2016, Tn. HA ingin meminjam uang dari bank tetapi diberitahu bahwa ia memiliki utang macet di Eximbank Cabang Quang Ninh.
Sebelumnya, pada 15 Maret, Direktur Bank Negara Vietnam Cabang Quang Ninh, Nguyen Duc Hien, mengatakan bahwa ia telah mengirimkan dokumen yang meminta cabang Eximbank setempat untuk melaporkan kejadian tersebut secara tertulis.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)