Dalam episode "King of Vietnamese" pada 15 Maret, Phan Quynh Van (33 tahun, Ba Ria - Vung Tau , penerjemah) mengalahkan tiga pemain lainnya untuk memasuki babak final Soan Throne. Di musim ketiga, belum ada yang memenangkan babak ini, jadi MC Xuan Bac berharap dapat menemukan pemiliknya.
Pada babak Perampasan, pemain Phan Quynh Van kalah ketika jawabannya di baris kedua adalah "senang".
Pemain Phan Quynh Van memiliki waktu 60 detik untuk memecahkan teka-teki silang dan menemukan kata-kata dalam baris vertikal yang masuk akal. Tim Raja Vietnam memberikan tujuh huruf yang tersedia dan empat pertanyaan yang sesuai dengan empat kolom teka-teki silang. Quynh Van tidak membutuhkan waktu lama untuk menjawabnya.
Di kotak nomor dua, petunjuknya terdiri dari dua huruf "H" dan "Á". Kata "to be found" berarti ekspresi kebahagiaan lahiriah karena mendapatkan apa yang diinginkan. Pemain memberikan jawaban "Hị hà". Namun, jawaban yang benar yang diberikan oleh program adalah "Hhê hà".
Jawaban yang benar dari acara tersebut adalah "hehe". Penonton menganggap kedua kata ini sinonim.
Meskipun tiga pertanyaan dan kata kunci yang tersisa benar, pemain tersebut tidak menang dan pulang dengan hadiah sebesar 5 juta VND.
Banyak opini di media sosial menyatakan bahwa jawaban pemain "hi ha" benar, sinonim dari "he ha". Beberapa berpendapat bahwa "hi ha" adalah kata standar, sementara "he ha" adalah variasi dan cara bicara lokal. Penonton tidak melihat kehadiran dewan penasihat dalam kalimat ini dan menganggap pemain Phan Quynh Van pantas menang.
Menurut Kamus Bahasa Vietnam edisi kesembilan yang diedit oleh Hoang Phe, Da Nang Publishing House pada tahun 2003, terdapat dua kata "hề hà" dan "hề hà". Halaman 433 kamus ini mendefinisikan "hề hà": Mengungkapkan kegembiraan secara lahiriah karena segala sesuatunya berjalan sesuai rencana. Contoh: Berbicara dan tertawa "hề hà". Setelah selesai bekerja, semua orang pulang dengan gembira. Halaman 435, kata "hề hà" memiliki arti yang sama dengan "hề hà".
Definisi dua kata "bahagia" dan "gembira" dalam Kamus Bahasa Vietnam yang diedit oleh Hoang Phe (Da Nang Publishing House, 2003) pada halaman 435.
Program Vua Tiếng Việt telah membuat banyak kesalahan dalam dua musim pertamanya. Beberapa pakar bahasa menunjukkan bahwa program VTV tersebut melakukan kesalahan dalam memberikan informasi kepada para pemain. Dalam salah satu episode, peneliti bahasa Hoang Tuan Cong menyatakan bahwa Vua Tiếng Việt melakukan kesalahan ketika menyatakan bahwa kata "lang lố" tidak memiliki arti, melainkan hanya salah eja dari "loang lố".
Terkadang, terdapat jawaban yang salah eja seperti "xoàn kỳ", bukan "xoàn kỳ". Pada episode ke-28 musim ke-2, acara tersebut menerima jawaban yang salah eja "chậm chè" ketika meminta pemain untuk memilih antara "trầm" atau "chầm chè". Para ahli menganalisis bahwa dalam bahasa Vietnam, hanya ada kata "chầm chè", tidak ada kata yang dieja sesuai dengan yang disarankan acara tersebut.
Di episode lain, dua kata "dùm dó" atau "rùm ró" diberikan kepada para pemain. Jawaban yang benar dari Raja Vietnam adalah "rùm ró". Namun, "dùm dó" juga tidak salah eja.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)