(CLO) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengirimkan para ahli ke Republik Demokratik Kongo untuk membantu otoritas kesehatan dalam menyelidiki penyakit yang belum teridentifikasi yang terkait dengan banyak kematian di daerah terpencil di negara tersebut.
Menurut pengumuman WHO pada tanggal 6 Desember, para ahli dari organisasi tersebut akan melakukan perjalanan ke Panzi, sebuah daerah di barat daya provinsi Kwango. Di sana, mereka akan menyediakan obat-obatan penting dan alat diagnostik kepada otoritas kesehatan untuk membantu menganalisis penyebab penyakit misterius tersebut.
WHO mengirimkan para ahli ke Kongo untuk membantu negara tersebut mengidentifikasi penyakit misterius yang telah menewaskan ratusan orang. Foto: Reuters
WHO menyatakan bahwa pengujian sedang dilakukan di laboratorium untuk menentukan penyebabnya dan berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut ketika hasilnya tersedia.
"Prioritas kami adalah memberikan dukungan efektif kepada keluarga dan komunitas yang terdampak," kata Matshidiso Moeti, Direktur Regional WHO untuk Afrika. "Kami berupaya mengidentifikasi penyebabnya, memahami cara penularannya, dan memastikan respons yang cepat dan tepat."
Menurut WHO, terdapat 394 kasus dan 30 kematian yang tercatat di wilayah kesehatan Panzi, berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Masyarakat .
Awal pekan ini, pihak berwenang setempat melaporkan bahwa penyakit yang tidak dapat dijelaskan telah menewaskan 143 orang di daerah tersebut pada bulan November. Gejala penyakit tersebut, seperti yang dicatat oleh WHO, meliputi sakit kepala, batuk, demam, sesak napas, dan anemia.
Ngoc Anh (menurut Reuters)
Sumber: https://www.congluan.vn/who-cu-chuyen-gia-giup-chdc-congo-xac-dinh-can-benh-bi-an-post324556.html






Komentar (0)