Sebelumnya, pada 8 Agustus 2024, Badan Investigasi Taiwan (Tiongkok) memulai penyelidikan atas kasus ini atas permintaan Asosiasi Produsen Semen Taiwan (Tiongkok).
Barang yang diselidiki adalah semen portland dan klinker dengan kode HS 2523.29.90.00.2 dan 2523.10.90.00.3. Periode penyelidikan adalah 1 Juli 2023 hingga 30 Juni 2024.
Pada tanggal 27 Juni 2025, Kementerian Urusan Ekonomi Taiwan (MOEA) mengumumkan hasil akhir, dumping barang di atas dari Vietnam berisiko menyebabkan kerusakan signifikan pada industri manufaktur semen Taiwan (Tiongkok).
Pada tanggal 22 Juli 2025, Badan Investigasi Taiwan (Tiongkok) menerbitkan Lembaran Negara tentang keputusan akhir untuk mengenakan pajak antidumping pada perusahaan Vietnam yang memproduksi dan mengekspor barang yang diselidiki.
Tarif/margin pajak antidumping berkisar antara 13,59% hingga 23,20% dan berlaku selama 5 tahun sejak 28 Juli 2025 hingga 27 Juli 2030.
Untuk memastikan kepentingan perusahaan Vietnam, Departemen Perbaikan Perdagangan ( Kementerian Perindustrian dan Perdagangan ) merekomendasikan agar asosiasi dan perusahaan mempertimbangkan opsi meminta badan investigasi pertahanan perdagangan Taiwan (Tiongkok) untuk melakukan tinjauan tahunan/berkala atau meninjau eksportir baru untuk mencapai tarif pajak yang lebih rendah di waktu mendatang.
Pertimbangkan untuk mengajukan gugatan terhadap keputusan pengenaan pajak ke Pengadilan Tata Usaha Negara Kota Taipei, Taiwan (Tiongkok) jika keputusan tersebut tidak sesuai dengan peraturan Taiwan dan WTO.
Departemen Pertahanan Perdagangan juga menyarankan agar para pelaku bisnis mendiversifikasi produk dan pasar ekspor mereka, serta menghubungi dan berdiskusi dengan Departemen Pertahanan Perdagangan apabila mereka memerlukan saran dan dukungan teknis.
Sumber: https://hanoimoi.vn/xi-mang-va-clinker-cua-viet-nam-bi-ap-thue-chong-ban-pha-gia-710753.html
Komentar (0)