(QNO) - Banyak konsumen di Indonesia menjadi lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan dengan mencari cara untuk mengurangi emisi karbon dengan membuat pilihan belanja cerdas atau mengonsumsi produk ramah lingkungan.
Konsumen Hijau
Ankayama - seorang influencer Indonesia memutuskan untuk hanya membeli merek kecantikan organik serta produk vegan lainnya, yang berasal dari keinginannya untuk melindungi kulit sensitifnya dan planet ini.
"Produk organik dan berbasis tumbuhan mudah terurai secara hayati. Jadi, produk yang saya pilih tidak hanya baik untuk kulit saya, tetapi juga berkontribusi pada lingkungan yang hijau," ujar Ankayama saat peluncuran inisiatif keberlanjutan mangrove Taman Wisata Alam di Jakarta Utara, Indonesia.
Rasis Putra Ritonga, manajer data di Yayasan Konservasi Alam Kepulauan Indonesia, telah membeli sebagian besar pakaian dan sepatunya dari toko barang bekas lokal sejak 2018, dengan harapan dapat membantu mengurangi emisi karbon di industri tekstil.
Bapak Didi Kaspi Kasim, Pemimpin Redaksi Majalah National Geographic Indonesia, menegaskan: "Apa yang kita konsumsi itu penting." Sebagai konsumen yang bertanggung jawab, Bapak Didi memiliki kebiasaan meneliti asal dan kandungan suatu produk saat memilih untuk membeli.
Menurut survei di Indonesia, Generasi Milenial (mereka yang lahir sekitar tahun 1980 hingga awal tahun 2000-an) dan Generasi Z (mereka yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012) tampaknya semakin peduli terhadap faktor lingkungan dan keberlanjutan sebelum memutuskan untuk membeli produk atau berinvestasi.
Stella Septania Farronikka, pakar lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, menjelaskan bahwa generasi ini tumbuh besar dengan menyaksikan perubahan iklim di mana-mana. Oleh karena itu, mereka lebih peduli lingkungan dan ingin mengambil tindakan untuk membantu mencegah pemanasan global.
Sebarkan efeknya
Seiring meningkatnya kesadaran pelanggan terhadap lingkungan, perusahaan manufaktur juga bergerak menuju pertumbuhan yang lebih hijau.
Untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, BASE - merek perawatan kulit dan kosmetik ternama Indonesia yang menggunakan tanaman yang tidak terancam punah sebagai bahan baku produknya, juga menggunakan plastik biodegradable dan tinta kedelai ramah lingkungan untuk kemasannya.
Baru-baru ini, BASE berpartisipasi dalam kampanye penanaman pohon di Jakarta, Semarang, Jawa Tengah, dan Lampung.
Ibu Ratih Permata Sari - perwakilan BASE berpendapat bahwa upaya menjaga lingkungan adalah upaya penyelamatan perusahaan itu sendiri dan dapat menciptakan efek berantai dengan menginspirasi pelanggan dan pelaku bisnis lain untuk beroperasi lebih ramah lingkungan.
Sementara itu, perusahaan pengemasan SIG Combibloc Indonesia mendorong pelanggan untuk memilah dan mendaur ulang sampah dengan mendirikan titik pengumpulan sampah di Cibubur Junction, Jakarta Timur, dengan imbalan poin reward yang terkumpul dapat digunakan untuk membeli produk perusahaan dengan harga diskon.
Selain berhati-hati dalam memilih produk, banyak pelanggan Indonesia yang menerapkan gaya hidup minimalis dan hanya membeli apa yang benar-benar diperlukan.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)