Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

3 jenis minuman yang mudah menyebabkan bau mulut.

VnExpressVnExpress24/06/2023


Mengonsumsi bawang bombai dan bawang putih sering menyebabkan bau mulut, tetapi beberapa minuman juga dapat menjadi penyebab ketidaknyamanan ini.

Minum air putih yang cukup dapat membantu mengurangi bau mulut, tetapi tidak semua minuman menawarkan manfaat ini. Beberapa minuman justru mendorong pertumbuhan bakteri yang menghasilkan senyawa sulfur volatil, sehingga bau napas semakin memburuk. Berikut beberapa minuman yang buruk untuk napas Anda.

Kopi

Kopi menyebabkan bau mulut. Saat biji kopi dipanggang, senyawa aromatik yang mengandung sulfur (sulfat dan asam) mulai terbentuk. Senyawa-senyawa ini bergabung dengan komponen asam dalam kopi, menyebabkan napas peminumnya berbau.

Di sisi lain, air liur membantu membersihkan bakteri dan sisa makanan yang menyebabkan bau mulut. Namun, minum terlalu banyak kafein dapat menyebabkan mulut kering, yang dapat memperburuk bau mulut.

Kopi adalah minuman yang dapat menyebabkan bau mulut. Foto: Freepik

Kopi adalah minuman yang dapat menyebabkan bau mulut. (Gambar) Freepik

Bir

Dalam sebuah studi yang diterbitkan pada April 2018 di jurnal Microbiome , para peneliti memeriksa kandungan bakteri dalam sampel air liur dari lebih dari 1.000 sukarelawan sehat berusia 55-84 tahun.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi bakteri "jahat", yang terkait dengan penyakit gusi (penyebab bau mulut), lebih tinggi pada orang yang mengonsumsi alkohol. Para peneliti juga menemukan perbedaan kadar bakteri antara peminum ringan dan berat. Lebih lanjut, kadar bakteri ini meningkat seiring dengan konsumsi alkohol, dengan peminum berat memiliki kadar bakteri "jahat" tertinggi.

Selain mengubah bakteri di mulut, alkohol juga dapat memicu refluks asam ke tenggorokan dan menyebabkan bau mulut.

Minuman berkarbonasi

Jenis asam yang terkandung dalam soda dan minuman berkarbonasi lainnya merupakan penyebab utama bau mulut. Asam tersebut mengeringkan mulut, memungkinkan bakteri dan sisa makanan berkembang biak, yang pada akhirnya menyebabkan bau mulut.

Untuk mengurangi bau mulut setelah makan, setiap orang dapat membiasakan diri minum segelas air setelah setiap makan. Ini dapat membantu membilas sisa-sisa makanan, sehingga membantu menghilangkan bakteri penyebab bau mulut.

Air liur terdiri dari 99% air, jadi menjaga tubuh tetap terhidrasi memastikan mulut Anda tetap bersih dan segar. Air putih tidak berbau dan tidak menyediakan nutrisi bagi bakteri di mulut untuk berkembang biak, artinya air putih tidak dapat menyebabkan bau mulut. Jika Anda ingin meningkatkan rasa, tambahkan beberapa lembar daun mint ke dalam segelas air Anda untuk sensasi menyegarkan.

Jika bau mulut tidak hilang setelah mengurangi minuman yang disebutkan di atas, itu juga bisa menjadi tanda infeksi atau penyakit periodontal. Selain itu, bau mulut seringkali disebabkan oleh hal-hal seperti: refluks asam lambung, lendir yang menetes dari saluran pernapasan, dan lain sebagainya.

Bao Bao (Menurut Kesehatan )



Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Lo Lo Chai sangat menyenangkan, begitu pula dengan anak-anak kecilnya.

Lo Lo Chai sangat menyenangkan, begitu pula dengan anak-anak kecilnya.

matahari terbit di atas pantai berlumut

matahari terbit di atas pantai berlumut

Dataran tinggi saat musim panen.

Dataran tinggi saat musim panen.