Dari jumlah tersebut, terjadi 1.428 kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan 810 orang meninggal dunia dan 943 orang luka-luka. Angka ini menurun sebanyak 359 kecelakaan (20,09%), meninggal dunia 76 orang (8,58%), dan luka-luka 302 orang (24,26%) dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Terjadi 6 kecelakaan kereta api, menewaskan 4 orang dan melukai 1 orang, turun 7 kecelakaan (53,85%), turun 4 kematian (50%), turun 4 luka-luka (80%).
Terjadi 5 kecelakaan perairan, yang mengakibatkan 1 orang meninggal dunia dan 1 orang luka-luka, turun 1 kecelakaan (16,67%), turun 3 kematian (75%), sedangkan jumlah luka-luka tetap tidak berubah.
Terjadi 1 insiden maritim tanpa korban jiwa dan luka-luka, turun 1 insiden (50%), sedangkan jumlah korban jiwa dan luka-luka tidak mengalami perubahan dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Pada bulan Agustus 2025, Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam menerima 17 laporan keselamatan wajib dan 4 laporan sukarela, dengan 6 insiden tingkat D yang terjadi, meningkat 2 insiden dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024. Penyebab insiden tersebut adalah karena kegagalan teknis pesawat (3 insiden), faktor manusia (pilot - 1 insiden), dan faktor cuaca (2 insiden).
Dalam 8 bulan pertama tahun 2025 (15 Desember 2024 hingga 14 Agustus 2025), terdapat 12.318 kecelakaan lalu lintas di seluruh Indonesia, yang mengakibatkan 6.988 orang meninggal dunia dan 8.151 orang luka-luka. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024, terdapat penurunan 3.795 kasus (23,55%), penurunan 297 kasus kematian (4,08%), dan penurunan 3.944 kasus luka-luka (32,61%).
Dari jumlah tersebut, 12.209 kecelakaan lalu lintas terjadi, menewaskan 6.911 orang dan melukai 8.126 orang. Dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024, terdapat 3.770 kecelakaan lebih sedikit (23,59%), 288 kematian lebih sedikit (4%), dan 3.940 cedera lebih sedikit (32,65%).
Terjadi 71 kecelakaan kereta api, yang mengakibatkan 49 orang meninggal dunia dan 17 orang luka-luka. Dibandingkan dengan periode yang sama, terjadi 22 kecelakaan lebih sedikit (23,66%), 15 kematian lebih sedikit (23,44%), dan 6 luka-luka lebih sedikit (26,09%).
Terjadi 34 insiden di perairan, yang mengakibatkan 24 orang meninggal dunia dan 8 orang luka-luka. Dibandingkan dengan periode yang sama, terjadi penurunan 2 insiden (5,56%), peningkatan 3 kematian (14,29%), dan peningkatan 2 cedera (33,33%).
Terjadi 4 kali insiden maritim yang mengakibatkan 4 orang meninggal dunia dan tidak ada yang terluka, terjadi penurunan 1 insiden (20%), peningkatan 3 kematian (300%), dan jumlah korban luka tetap tidak berubah dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Berdasarkan statistik, dalam 8 bulan pertama tahun 2025 (16 Desember 2024 hingga 15 Agustus 2025), Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam menerima 188 laporan keselamatan wajib, 1 insiden tingkat B, 1 insiden tingkat C, 42 insiden tingkat D, dan 144 insiden tingkat E, dengan tidak ada kecelakaan yang terjadi. Selain itu, Otoritas juga menerima 24 laporan sukarela selama periode tersebut.
Diklasifikasikan berdasarkan penyebabnya, ada 1 insiden level B yang sedang diselidiki oleh Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam; 20 insiden akibat kegagalan teknis pesawat; 18 insiden akibat kesalahan manusia (15 insiden akibat kesalahan kru dan 1 insiden akibat kesalahan staf teknis, 1 insiden akibat kesalahan kru dan staf teknis, 1 insiden akibat staf layanan darat); 5 insiden akibat faktor cuaca.
Sumber: https://hanoimoi.vn/8-thang-so-vu-va-so-nguoi-bi-thuong-do-tai-nan-giao-thong-giam-sau-hai-con-so-713788.html
Komentar (0)