Baru-baru ini, Nguyen Van Tien, yang tinggal dan bekerja di komune Nhon Ninh, Tay Ninh (dahulu provinsi Long An), menarik perhatian di media sosial dengan halaman pribadinya yang bernama "Tien, Keep Going!".

Pak Tien berbagi momen-momen bertani di rumah, yang membuatnya mendapatkan banyak kekaguman.
FOTO: DISEDIAKAN OLEH SUBJEK
tahun 20-an
Dalam video yang dibagikan oleh Tien (30 tahun), banyak orang terkesan dengan citra pemuda yang kehilangan kedua lengan bawahnya ini, yang dengan tekun melakukan tugas-tugas harian terkait pertanian, seperti merawat kebun nangka keluarganya, menanam padi, mendayung perahu untuk memanen eceng gondok, dan menyiram tanaman. Netizen memuji optimisme dan semangat juang Tien, serta mendoakan kesehatannya, berharap ia akan menemukan kebahagiaan dan kegembiraan.
Berbicara kepada surat kabar Thanh Nien , Tien mengatakan bahwa ia ingin mendokumentasikan perjalanannya, terhubung dengan banyak teman, dan menyebarkan energi positif dengan membuat saluran pribadinya.
Sebelumnya, tragedi menimpanya pada akhir tahun 2016 ketika ia mengalami kecelakaan listrik saat bekerja sebagai buruh konstruksi. Ia secara ajaib selamat, tetapi Tiến kehilangan hampir kedua lengannya secara permanen. Bagi seorang pemuda berusia 20 tahun, itu merupakan kejutan besar. "Setelah keluar dari rumah sakit, saya memulai hidup baru tanpa lengan. Awalnya, saya memiliki begitu banyak pikiran negatif sehingga saya ingin mengakhiri hidup saya. Untungnya, keluarga saya ada di sana untuk mendukung, menghibur, dan menyemangati saya, dan saya secara bertahap menjadi tenang dan menerima kenyataan," cerita Tiến.
Enam tahun setelah kecelakaan itu, ia secara bertahap beradaptasi dengan kehidupan tanpa lengan, mampu mengurus kebersihan pribadinya, makan, dan melakukan pekerjaan serabutan untuk membantu keluarganya, meskipun itu tidak mudah. Namun, perasaan malu dan rendah diri membuatnya "tetap di dalam rumah," menghindari keluar untuk bertemu atau berbicara dengan siapa pun.

Tiến terhubung dengan banyak orang dalam situasi serupa, menemukan kegembiraan dan makna dalam hidup.
FOTO: DISEDIAKAN OLEH SUBJEK
Berinteraksilah dengan orang-orang yang berada dalam situasi serupa.
"Kemudian, melalui media sosial, saya mulai terhubung dengan banyak orang yang berada dalam situasi serupa. Setelah pertemuan dan sesi berbagi tersebut, saya mulai merasa lebih optimis dan terbuka. Saya menyadari bahwa saya jauh lebih beruntung daripada banyak orang lain, jadi saya lebih menghargai kehidupan saya saat ini," ungkap Tiến. Sejak saat itu, ia mulai keluar dari dunianya yang tertutup, terus melangkah maju dengan optimisme dan kecintaan pada kehidupan.
Pada hari putranya mengalami kecelakaan, Ibu Nguyen Thi Chanh (61 tahun) sangat khawatir. Mengetahui bahwa putranya tidak akan dapat mempertahankan kedua lengannya, ia terisak dan berkata, "Jika aku bisa menukar kedua lenganku dengan lenganmu, aku akan dengan senang hati melakukannya!" Kasih sayang dari ibunya dan keluarganya itulah yang memberi pemuda itu motivasi yang dibutuhkannya.

Tuan Tien merasa tenang dengan kehidupannya saat ini.
FOTO: DISEDIAKAN OLEH SUBJEK
Ibu Chanh mengatakan bahwa ia dan suaminya memiliki empat anak, dua putra dan dua putri, dengan Tien sebagai anak bungsu. Sejak putra mereka memulai hidup baru setelah kecelakaan itu, ia dan suaminya selalu menciptakan kondisi untuk membantunya memiliki keyakinan dalam hidup dan berjuang untuk mengatasi tantangan.
Melihat putranya mengatasi masa lalu traumatisnya, Bapak Nguyen Van Bao (65 tahun) merasa agak lega. Ia dan istrinya secara teratur menonton video putra mereka, mendorongnya untuk berbagi lebih banyak momen dari kehidupan sehari-harinya dengan orang lain agar ia dapat menemukan kegembiraan dan koneksi.
Pak Tien berbagi bahwa saat ini, selain bertani, ia juga menjalankan bisnis online untuk mendapatkan penghasilan tambahan guna menafkahi dirinya sendiri dan membantu keluarganya. Ia merasa puas dengan kehidupan damainya saat ini dan berjanji akan berusaha tanpa lelah setiap hari untuk membalas kebaikan orang tuanya.
"Saluran media sosial saya bernama 'Tien, Teruslah Berjuang!' Ini adalah pesan dukungan dari orang-orang terkasih dan juga cara untuk memotivasi diri sendiri. Saya berharap mereka yang mengalami situasi seperti saya akan hidup bahagia dan menemukan makna dalam hidup," ujar petani yang baik hati itu.

Sumber: https://thanhnien.vn/anh-nong-dan-khong-tay-lac-quan-vui-song-185260424215549713.htm








Komentar (0)