Barca berjuang untuk mencapai perempat final Piala Eropa 1
Pada leg pertama di Italia, Barca bermain kurang baik dan ditahan imbang 1-1 oleh Napoli. Oleh karena itu, tim asuhan pelatih Xavi harus menang di kandang sendiri untuk lolos ke babak selanjutnya.
Pelatih Xavi menurunkan susunan pemain terkuatnya untuk pertandingan ini dan tak ragu menyerang tepat setelah peluit awal dibunyikan. Menghadapi tekanan yang diciptakan Barca, pertahanan Napoli tak mampu bertahan.
Pada menit ke-15, Barca melancarkan serangan hebat di sayap kiri. Raphinha memasuki kotak penalti dan kemudian memberikan umpan yang sangat menguntungkan bagi Fermin Lopez untuk mencetak gol pembuka pertandingan.

Barca berjuang keras mencapai perempat final Piala Eropa 1 (Foto: Reuters)
Tepat 2 menit setelah membuka skor, Barca menggandakan keunggulan melalui serangan cepat. Raphinha menggiring bola dengan kecepatan tinggi ke kotak penalti, lalu melepaskan tembakan melengkung yang sulit diantisipasi kiper Porto, tetapi tiang gawang menggagalkan gol tersebut. Beruntung bagi Barca, bola memantul tepat ke arah Cancelo, yang dengan tepat menepisnya untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Setelah tertinggal 2 gol, Napoli terpaksa mengejar, sehingga wakil Italia itu menaikkan formasi, memberikan tekanan signifikan di lapangan Barca. Pada menit ke-30, tim tamu memperkecil skor menjadi 1-2 berkat Amir Rrahmani.
Di babak kedua, Napoli terus menekan Barca. Namun, pada menit ke-83, Barca tampil gemilang dengan serangan balik cepat. Bola jatuh ke kaki Robert Lewandowski. Striker ini dengan mudah menceploskan bola ke dekat gawang dan memastikan kemenangan 3-1, sekaligus membawa Barca ke perempat final dengan agregat 4-2 setelah dua pertandingan.
"Spiderman" David Raya membawa Arsenal ke perempat final
Di sisa pertandingan di Stadion Emirates, Arsenal kesulitan menghadapi permainan Porto yang impresif. Baru pada menit ke-41, setelah umpan matang dari Martin Ødegaard, Leandro Trossard mencetak gol pembuka bagi tim tuan rumah.
Saat ini, skor setelah dua pertandingan adalah 1-1, sehingga Arsenal masih membutuhkan lebih banyak gol untuk mengamankan tiket ke babak berikutnya. Oleh karena itu, pelatih Mikel Arteta mengarahkan anak didiknya untuk aktif menguasai bola dan menyerang gawang Porto.

Arsenal mengalahkan Porto melalui adu penalti untuk mencapai perempat final Piala Eropa 1 (Foto: Reuters).
Namun, pada hari ketika pertahanan Porto bermain dengan konsentrasi di bawah komando veteran Pepe, Arsenal tidak mampu mencetak gol lagi di waktu reguler.
Dalam dua babak tambahan, Arsenal terus menyerang dengan gencar untuk mencetak gol, tetapi tidak berhasil, sehingga kedua tim harus menjalani adu penalti. Dalam adu penalti, kiper David Raya menjadi pahlawan bagi Arsenal ketika ia berhasil memblok dua tembakan Porto dan membawa Arsenal menang 4-2, sehingga memastikan tiket ke perempat final.
Sumber
Komentar (0)