Olahraga selalu dianggap sebagai cara yang efektif untuk menurunkan berat badan dan menjaga kesehatan.
Menurut Tn. Ben Kuharik, pakar kebugaran di AS, memilih latihan yang tepat akan membantu Anda membakar kalori dalam jumlah optimal.
Tubuh kita terus-menerus membakar kalori untuk mempertahankan energi, bahkan saat kita sedang beristirahat. Setiap aktivitas kecil seperti bernapas, detak jantung, atau pencernaan membutuhkan sejumlah energi.
Namun, begitu Anda mulai berolahraga, pengeluaran kalori Anda meningkat secara signifikan karena tingkat aktivitas yang lebih tinggi.
Jumlah kalori yang terbakar selama setiap latihan bergantung pada intensitas latihan, yang diukur dalam ekuivalen metabolik (MET). Semakin tinggi MET, semakin banyak kalori yang terbakar.
Latihan aerobik meningkatkan detak jantung, merangsang pernapasan, dan membuat Anda bernapas lebih cepat. Aktivitas seperti berlari, berenang, bersepeda, dan lompat tali juga dapat memberikan manfaat serupa, menurut Cleveland Clinic .
Joging
Berlari tidak hanya berfokus pada otot kaki seperti paha depan dan paha belakang, tetapi juga melatih otot lengan dan inti untuk menjaga keseimbangan dan mendukung gerakan. Hal ini membantu tubuh membakar lebih banyak energi, terutama saat Anda berlari cepat atau menanjak.
Jogging membantu tubuh membakar lebih banyak energi
Menurut statistik, seseorang dengan berat sekitar 68 kg dapat membakar 476 kalori per jam saat jogging perlahan hingga lebih dari 1.088 kalori per jam saat berlari dengan kecepatan 16 km/jam.
Renang
Berenang merupakan pilihan yang tepat bagi siapa saja yang menginginkan latihan seluruh tubuh yang mengurangi tekanan pada persendian.
Air membantu menopang tubuh, mengurangi dampak berat, sekaligus memberikan ketahanan untuk memperkuat otot.
Berenang dengan intensitas ringan dapat membakar sekitar 476 kalori per jam, sedangkan berenang dengan intensitas tinggi dapat membakar hingga 680 kalori per jam.
Ini juga merupakan salah satu kegiatan yang cocok bagi orang-orang dengan masalah sendi atau ingin membatasi cedera.
Bersepeda
Bersepeda merupakan olahraga yang mengurangi tekanan pada persendian karena berat tubuh ditopang oleh sepeda.
Bergantung pada kecepatan Anda, Anda dapat membakar mulai dari 272 kalori per jam dengan bersepeda perlahan hingga 816 kalori per jam dengan bersepeda cepat.
Anda dapat membakar mulai dari 272 kalori per jam saat bersepeda perlahan hingga 816 kalori per jam saat bersepeda cepat.
Lompat tali
Lompat tali tidak hanya merangsang sistem kardiovaskular, tetapi juga dengan cepat berubah menjadi latihan intensitas tinggi jika Anda mempertahankan kecepatan yang stabil.
Seseorang yang melompat tali dengan kecepatan lambat dapat membakar 544 kalori per jam, sedangkan melompat dengan kecepatan cepat dapat membakar hingga 816 kalori per jam.
Secara khusus, ini merupakan latihan yang ideal bagi mereka yang memiliki sedikit waktu tetapi ingin mencapai efisiensi tinggi dalam waktu singkat.
Bapak Ben Kuharik menyampaikan bahwa apa pun olahraga yang Anda pilih, hal terpenting adalah menjaga gerakan. Anda tidak boleh hanya berfokus pada pilihan olahraga yang memberikan hasil tercepat, tetapi juga melupakan faktor yang sesuai dengan minat dan kondisi fisik Anda.
Olahraga bukan hanya cara untuk menurunkan berat badan, tetapi juga cara untuk membuat tubuh Anda lebih sehat dan lebih aktif.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/bai-tap-nao-dot-chay-nhieu-calo-nhat-185250113103837832.htm
Komentar (0)