Pada pagi hari tanggal 15 Februari (hari ke-5 Tahun Baru Imlek), puluhan ribu orang di ibu kota dan wisatawan dari seluruh negeri hadir sejak pagi untuk berpartisipasi dalam Festival Dong Da Mound ( Hanoi ).
Festival Dong Da Mound berlangsung sepanjang hari pada hari ke-5 bulan pertama kalender lunar dengan banyak pertunjukan seperti prosesi tandu, tarian naga, pertunjukan genderang perang, catur manusia, opera reformasi, tuong... untuk menciptakan kembali bagian dari kemenangan gemilang Kaisar Quang Trung pada musim semi tahun Tet Ky Dau 1789.
Pagi-pagi sekali (15 Februari), panitia penyelenggara menggelar upacara persembahan dupa dan persembahan tepat di depan kuil Raja Quang Trung.
Pukul 08.15, prosesi Kaisar Quang Trung dan Ratu Ngoc Han berlangsung di depan kuil.
Selain upacara khidmat, festival ini juga mencakup program seni penyambutan oleh seniman dari Gedung Opera Vietnam, Teater Vietnam Tuong...
Pertunjukan drum untuk menyambut festival.
Pertunjukan epik tentang Raja Quang Trung pada pagi pembukaan hari ke-5 festival disambut hangat oleh para pengunjung. Pertunjukan ini menggambarkan kembali sosok pahlawan Nguyen Hue, yang kecerdasan dan keberaniannya yang luar biasa menciptakan serangan secepat kilat untuk membebaskan benteng Thang Long tepat di musim bunga persik.
Setelah kemenangan itu, Nguyen Hue tidak lupa mengirimkan setangkai bunga persik kepada istrinya, Ngoc Han, sebagai pengumuman kemenangan.
Pertunjukan ini sangat meriah, membantu orang lebih memahami peristiwa sejarah khusus ini.
Setelah upacara, orang-orang berhamburan ke segala arah untuk berpartisipasi dalam kegiatan rekreasi di gundukan Dong Da. Mereka dengan hormat mempersembahkan dupa kepada Raja Quang Trung.
Gundukan Dong Da terletak di Jalan Tay Son, Distrik Quang Trung, Distrik Dong Da. Di sini, pada tahun 1789, pasukan Tay Son di bawah komando Raja Quang Trung mengalahkan 290.000 pasukan Manchu yang menyerbu di bawah pimpinan Ton Si Nghi.
Kemenangan ini mempertahankan kemerdekaan dan persatuan negara serta menggagalkan invasi jangka panjang pasukan Utara ke negara kita. Sejak saat itu, selama ratusan tahun, penjajah Utara tidak berani menyerang negara kita.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)