Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Membahas pelatihan sumber daya manusia pariwisata halal di Vietnam

(NLDO) - Pelatihan sumber daya manusia halal merupakan kebutuhan mendesak yang perlu dilakukan secara sistematis, dengan koordinasi yang erat dari banyak pihak.

Người Lao ĐộngNgười Lao Động20/08/2025

Pada pagi hari tanggal 20 Agustus, di Saigon College of Tourism , berlangsung Seminar Pariwisata Halal yang dihadiri oleh banyak pakar, perwakilan unit pelatihan, dan pelaku bisnis.

Ibu Ngo Thi Quynh Xuan, Kepala Sekolah Tinggi Pariwisata Saigon, mengatakan bahwa seminar ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan kesempatan mengakses informasi, berbagi pengalaman dan meningkatkan kapasitas profesional bagi para dosen dan mahasiswa yang mengambil jurusan pariwisata - perhotelan - jasa di sekolah tersebut, serta para pelaku bisnis yang bergerak di bidang restoran, perhotelan, dan perjalanan.

Bàn về đào tạo nguồn nhân lực du lịch Halal tại Việt Nam- Ảnh 1.

Program ini menarik banyak perwakilan bisnis perhotelan, restoran, dan perjalanan, para pakar, serta ratusan dosen dan mahasiswa di Kota Ho Chi Minh. Foto: Huu Nghi

Bàn về đào tạo nguồn nhân lực du lịch Halal tại Việt Nam- Ảnh 2.

Para pembicara mempresentasikan serangkaian makalah dan berdiskusi secara hangat mengenai berbagai aspek pelatihan sumber daya manusia pariwisata halal. Foto: Le Lam Chi

Bàn về đào tạo nguồn nhân lực du lịch Halal tại Việt Nam- Ảnh 3.

Bapak Mieu Abbas - Ketua Organisasi Halal Vietnam (sampul kiri) berkomentar: Tren wisatawan Muslim adalah memprioritaskan pilihan negara dengan destinasi ramah yang sesuai dengan budaya dan keyakinan mereka. Foto: Le Lam Chi

Bàn về đào tạo nguồn nhân lực du lịch Halal tại Việt Nam- Ảnh 4.

Dr. Phu Van Han, Wakil Presiden dan Sekretaris Jenderal Asosiasi Etnologi dan Antropologi Kota Ho Chi Minh, memberikan sambutan di acara tersebut. Foto: Le Lam Chi

Bapak Karim Linh, Direktur Pusat Pelatihan Halal Vietnam, mengatakan: Dalam bahasa Arab, Halal (حلال) berarti "diizinkan" atau "sah". Istilah ini luas, merujuk pada apa yang diizinkan dalam Hukum Islam (Syariah); selalu disertai dengan Tayyiban (kemurnian, kebersihan). Halal tidak hanya terbatas pada makanan, tetapi juga mencakup semua aspek kehidupan dan perilaku, mulai dari keuangan, perjalanan, hingga kosmetik. Halal merupakan bagian tak terpisahkan dari budaya dan gaya hidup komunitas Muslim global.

Pada tahun 2024, pasar pariwisata halal global diperkirakan mencapai sekitar US$276 miliar dan diperkirakan akan tumbuh menjadi US$350 miliar pada tahun 2030. Beberapa proyeksi yang lebih optimistis menunjukkan bahwa pasar ini dapat mencapai US$548,1 miliar pada tahun 2035, dengan pertumbuhan tahunan sekitar 6,1%. Pertumbuhan populasi Muslim global, yang diperkirakan mencapai 2,2 miliar pada tahun 2030, merupakan pendorong utama permintaan layanan pariwisata halal.

Bàn về đào tạo nguồn nhân lực du lịch Halal tại Việt Nam- Ảnh 5.

Menurut Bapak Le Khac Hoang Son, Direktur Pengembangan Proyek Halal Vietnam, tantangan saat ini adalah negara tersebut masih kekurangan infrastruktur dan layanan yang memenuhi standar halal. Foto: Le Lam Chi

Para ahli mengatakan: Hubungan antara agen perjalanan, destinasi wisata, dan media khusus yang melayani pariwisata halal masih longgar. Di sisi lain, kita juga menghadapi persaingan ketat dari destinasi-destinasi wisata Muslim terkemuka: Kuala Lumpur (Malaysia), Bangkok (Thailand), Jakarta (Indonesia)... Sumber daya manusia yang memahami budaya Muslim masih terbatas, dan fakta bahwa pelaku usaha belum memiliki akses yang tepat dan memadai terhadap budaya, kebutuhan, dan standar yang dibutuhkan oleh umat Muslim juga menghambat pembangunan.

Sinyal positifnya adalah bahwa dalam beberapa tahun terakhir, kementerian, departemen, dan lembaga semakin memperhatikan dan mengarahkan pengembangan pariwisata halal khususnya dan ekonomi halal secara umum. Banyak acara, pameran, dan seminar terkait telah diselenggarakan di berbagai daerah di seluruh negeri. Pemerintah telah mendorong kerja sama bilateral dengan negara-negara Muslim di seluruh dunia. Banyak hotel, restoran, dan operator tur telah mulai menerapkan dan membangun sistem untuk memenuhi standar halal.

Pada masa yang akan datang, pelatihan sumber daya manusia pariwisata halal perlu difokuskan pada desain yang beragam, sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan pasar tenaga kerja, yang mencakup banyak topik seperti: keterampilan penerimaan tamu hotel, keterampilan pelayanan di restoran dan kamar, penyiapan makanan di lingkungan dapur profesional dan program pelatihan konsultasi bagi para pelaku usaha yang ingin melakukan konversi atau meningkatkan mutu pelayanan untuk melayani wisatawan halal.



Sumber: https://nld.com.vn/ban-ve-dao-tao-nguon-nhan-luc-du-lich-halal-tai-viet-nam-196250820103605045.htm


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Ibu kota aprikot kuning di wilayah Tengah mengalami kerugian besar setelah bencana alam ganda
Kedai kopi Hanoi bikin heboh dengan suasana Natal ala Eropa
Kedai kopi Dalat mengalami peningkatan pelanggan sebesar 300% karena pemiliknya berperan dalam film 'silat'
Pho 'terbang' 100.000 VND/mangkuk menuai kontroversi, masih ramai pengunjung

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Naskah Nom Dao - Sumber pengetahuan masyarakat Dao

Peristiwa terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk