Pada malam tanggal 20 Juni, Suriah melakukan perjalanan ke Stadion Thien Truong ( Nam Dinh ) untuk bermain sebagai tamu tim Vietnam.
Tim Vietnam bermain bagus melawan Suriah
Meski memiliki peringkat lebih tinggi, tim Asia Barat menemui banyak kesulitan saat melawan tim merah.
Bahkan ada saatnya tim Vietnam mendominasi Suriah sepenuhnya.
Pada akhirnya, anak didik Pelatih Troussier menang 1-0 atas lawan mereka berkat gol Tuan Hai.
Setelah pertandingan, banyak surat kabar Suriah menyatakan kekecewaan ketika tim tuan rumah kalah dari lawan yang peringkatnya lebih rendah.
“Tim Suriah kalah 0-1 dalam pertandingan persahabatan di Stadion Thien Truong (Nam Dinh) melawan tim Vietnam.
"Perlu disebutkan bahwa ini adalah pertandingan terakhir Suriah sebelum Piala Asia 2024 yang berlangsung awal tahun depan," kata kantor berita SANA.
Surat kabar Alkhabar tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya setelah penampilan pelatih Cuper dan timnya yang tidak mengesankan.
“Tim Suriah bermain di bawah kemampuan mereka dan kalah 0-1 dari tim Vietnam, lawan yang peringkatnya lebih rendah dari kami.
Tim Pelatih Troussier menang berkat satu-satunya gol Tuan Hai di awal babak kedua.
Meskipun pelatih baru, tim Suriah masih dalam krisis. "Keajaiban" Tuan Cuper belum efektif.
"Setelah 3 pertandingan di bawah pelatih Cuper, kami kalah 2 kali dan hanya menang 1 pertandingan," lapor surat kabar Alkhabar.
Sementara itu, surat kabar Almayadeen mengatakan bahwa alasan kekalahan tim tuan rumah adalah karena absennya terlalu banyak pemain kunci.
“Ketiadaan bintang-bintang seperti Omar Al-Soma, Omar Khribin, Mardik Mardikian, atau Mustafa Junaid sangat memengaruhi tim Suriah.
Selain itu, pelatih Cuper juga banyak menggunakan pemain muda dan ini membuat tim Suriah tidak lagi menjadi dirinya sendiri," komentar penulis Almayadeen.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)