Dalam pertemuan tersebut, Prof. Ha Van Cao menilai peran budaya Dong Son dalam pembentukan peradaban kuno Vietnam. Beliau mengatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, studi artefak perunggu Dong Son telah mendapat banyak perhatian dari para peneliti di Nanjing. Selama kunjungan kerja, delegasi mengunjungi dan mensurvei langsung peninggalan benteng kuno Luy Lau ( Bác Ninh ), tempat Museum Sejarah Nasional dan Universitas Asia Timur (Jepang) melakukan ekskavasi arkeologi kedelapan. Saat mendekati artefak keramik yang ditemukan di peninggalan tersebut, beliau menilai bahwa artefak-artefak ini dengan jelas menunjukkan karakteristik budaya asli.
Ikhtisar sesi kerja
Pada kesempatan ini, Prof. Ha Van Cao menyampaikan keinginannya untuk meningkatkan kerja sama penelitian antara Universitas Nanjing dan Museum Sejarah Nasional, khususnya di bidang arkeologi, keramik, dan penelitian perunggu budaya Dong Son.
Selain itu, beliau juga menekankan peran daerah aliran sungai utama seperti Sungai Merah di Utara, Sungai Con di wilayah Tengah, dan Sungai Mekong di Selatan dalam perkembangan budaya kuno di Vietnam. Pembentukan dan perkembangan budaya yang berkelanjutan melalui daerah aliran sungai ini tidak hanya mencerminkan kemampuan manusia untuk beradaptasi dengan kondisi alam, tetapi juga menunjukkan peran Vietnam sebagai persimpangan penting dalam jalur pertukaran budaya antara Asia Timur dan Asia Selatan. Di saat yang sama, beliau meyakini bahwa hal ini merupakan arah penelitian yang potensial di masa depan.
Kedua belah pihak mengambil foto kenang-kenangan.
Dari pihak Museum Sejarah Nasional, Dr. Nguyen Van Doan sangat mengapresiasi niat baik dan usulan kerja sama dari Universitas Nanjing. Beliau mengatakan bahwa upaya terus mendorong kerja sama penelitian budaya antara Vietnam dan negara-negara di kawasan sangatlah penting, karena hal ini merupakan dasar untuk memperluas pemahaman dan memperjelas nilai-nilai sejarah dan budaya yang masih menyimpan banyak misteri.
Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka, dan kedua belah pihak menyepakati isi kerja sama penelitian. Museum Sejarah Nasional siap menerima dan menjalankan prosedur yang diperlukan sesuai peraturan jika ada proposal kerja sama resmi dari Universitas Nanjing (Tiongkok).
Pada pertemuan tersebut, Dr. Nguyen Van Doan menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada Profesor Koh Rion (Hoang Hieu Phan) dan rekan-rekannya dari Universitas Dong A atas kerja sama jangka panjang dan efektif dengan Museum Sejarah Nasional selama ini.
Dewan Redaksi
Sumber: https://baotanglichsu.vn/vi/Articles/3090/75436/bao-tang-lich-su-quoc-gia-tiep-djon-va-lam-viec-voi-djoan-nghien-cuu-truong-djai-hoc-nam-kinh-trung-quoc.html
Komentar (0)