1. Sejarah terbentuknya Museum Terbuka Poble Espanyol
Museum terbuka Poble Espanyol dibangun dalam konteks Barcelona yang menjadi tuan rumah Pameran Internasional 1929 (Sumber foto: Dikumpulkan)
Museum Terbuka Poble Espanyol dibangun dalam konteks Barcelona yang menjadi tuan rumah Pameran Internasional tahun 1929. Tujuan awalnya adalah untuk menciptakan kembali sebuah "desa ideal" yang mewakili keragaman budaya, arsitektur, dan adat istiadat seluruh Spanyol. Di bawah tangan kreatif arsitek Josep Puig i Cadafalch dan timnya, lebih dari 100 karya arsitektur dipilih dan diciptakan kembali di area seluas hampir 50.000 m².
Yang istimewa adalah setelah pameran berakhir, Poble Espanyol tidak dihancurkan sesuai rencana. Malah, bangunan ini begitu dicintai penduduk lokal dan wisatawan sehingga terus dirawat, perlahan-lahan menjadi museum hidup tempat orang-orang dapat mempelajari budaya Spanyol tanpa harus bepergian ke seluruh negeri.
2. Arsitektur unik di Museum
Sebanyak 117 karya diciptakan kembali (Sumber gambar: Dikumpulkan)
Salah satu alasan mengapa Museum Terbuka Poble Espanyol begitu memukau adalah beragam arsitekturnya yang direkonstruksi secara autentik. Hanya beberapa langkah saja, Anda dapat berpindah dari Andalusia selatan dengan gang-gang sempit yang dipenuhi bugenvil ke Catalonia dengan bangunan-bangunan batu bergaya Romawi.
Sebanyak 117 bangunan direkonstruksi, termasuk gereja, alun-alun, rumah-rumah besar, rumah rakyat, dan bangunan publik. Setiap detail arsitektur diteliti dengan cermat untuk memastikan keakuratan dan melestarikan semangat wilayah tersebut. Inilah alasan mengapa banyak orang menganggap Poble Espanyol sebagai "Spanyol dalam miniatur", yang mencerminkan identitas budaya negara ini.
3. Ruang budaya yang semarak
Ruang di sini tidak terbatas dalam keheningan, tetapi selalu penuh dengan suara, warna, dan aktivitas (Sumber foto: Dikumpulkan)
Yang membedakan Museum Terbuka Poble Espanyol dari museum-museum tradisional adalah kemeriahannya. Ruang di sini tak hanya sunyi, tetapi selalu penuh dengan suara, warna, dan aktivitas. Saat berkunjung, pengunjung dapat menyaksikan para seniman keramik bekerja keras di roda mereka, para pembuat kaca meniup api untuk menciptakan karya yang berkilauan, atau para perajin kulit yang terampil membuat produk buatan tangan.
Setiap sudut Poble Espanyol begitu hidup. Alun-alun kecilnya sering menjadi tempat pertunjukan musik tradisional, tarian Flamenco yang meriah, atau festival musiman. Perpaduan masa lalu dan masa kini ini menjadikannya museum "hidup" sejati, tempat budaya tak hanya dipamerkan, tetapi juga dinikmati.
4. Seni dan kerajinan di Museum Terbuka Poble Espanyol
Pengunjung dapat mengagumi dan merasakan kerajinan tangan khas Spanyol di desa tersebut (Sumber foto: Collected)
Mengunjungi Museum Terbuka Poble Espanyol merupakan kesempatan bagi pengunjung untuk mengagumi dan merasakan langsung kerajinan tangan unik Spanyol. Di sinilah puluhan bengkel kerajinan dengan beragam jenis seperti tembikar, kaca, perhiasan, kulit, dan tekstil berkumpul. Para pengrajin tidak hanya menjual produk mereka, tetapi juga mendemonstrasikan proses pembuatannya secara langsung, membantu pengunjung lebih memahami kecanggihan dan kecanggihan di setiap detailnya.
Selain produk-produk tradisional, banyak seniman kontemporer juga memilih Poble Espanyol sebagai ruang kreatif dan pameran. Berkat itu, tempat ini menjadi jembatan antara seni klasik dan modern, yang sekaligus melestarikan identitas sekaligus membuka diri terhadap inovasi.
5. Masakan spesial
Sistem restoran dan rumah makan di sini memberi pengunjung kesempatan untuk menikmati beragam cita rasa (Sumber foto: Dikumpulkan)
Pengalaman kuliner merupakan hal yang wajib dikunjungi selama kunjungan Anda ke Museum Terbuka Poble Espanyol. Sistem restoran dan tempat makan di sini menawarkan pengunjung kesempatan untuk menikmati beragam cita rasa dari setiap wilayah Spanyol. Anda dapat memulai dengan tapas ringan, mencicipi paella yang kaya rasa, atau menikmati segelas anggur Rioja yang berkualitas.
Kuliner di Poble Espanyol bukan hanya tentang makanan, tetapi juga tentang menciptakan kembali budaya kuliner yang unik. Festival kuliner rutin diadakan, di mana pengunjung dapat mengikuti kelas memasak dan mempelajari rahasia hidangan terkenal. Ini adalah perjalanan pengalaman budaya yang mengasyikkan melalui cita rasa.
Mengunjungi Museum Terbuka Poble Espanyol adalah perjalanan budaya unik yang wajib dikunjungi setiap pengunjung Barcelona. Museum ini bagaikan cermin yang memantulkan kekayaan dan keragaman budaya Spanyol, membantu Anda memahami bahwa negara ini bukan hanya tentang sepak bola atau laut birunya, tetapi juga kekayaan warisan yang tak terbatas. Jika Anda mencari destinasi yang menghibur sekaligus kaya akan nilai-nilai budaya, Poble Espanyol jelas merupakan pilihan ideal.
Sumber : https://www.vietravel.com/vn/am-thuc-kham-pha/bao-tang-ngoai-troi-poble-espanyol-v17833.aspx
Komentar (0)