Tadi malam (12 Agustus), Federasi Bola Voli Internasional (FIVB) membuat keputusan awal, yang menyatakan bahwa dua atlet tim bola voli Vietnam U21 tidak memenuhi standar untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia Bola Voli Wanita U21 2025.
Setelah keputusan FIVB ini, tim voli putri U-21 Vietnam harus membatalkan 4/5 pertandingan babak penyisihan grup Piala Dunia Putri U-21 yang saat ini berlangsung di Indonesia. Dari posisi kedua grup dan berpeluang lolos ke babak 16 besar, kami terpuruk di dasar klasemen dan tersingkir dari babak gugur.

Tim voli putri Vietnam U21 secara tak terduga membatalkan hasil pertandingan 4/5 di babak penyisihan grup Piala Dunia Wanita U21 (Foto: FIVB).
Setelah insiden ini, Federasi Bola Voli Vietnam (VFV) menyatakan akan mengajukan banding. Pengumuman banding dari VFV ini didukung oleh pers Thailand.
Siam Sport, surat kabar Negeri Pagoda Emas, menulis: "Federasi Bola Voli Vietnam telah membantah banyak rumor terkait atlet Vietnam yang diskors dari kompetisi oleh Panitia Penyelenggara Piala Dunia Wanita U-21 2025. Federasi Bola Voli Vietnam telah menjelaskan dengan jelas alasan utama mengapa dua pemain bola voli U-21 absen dari pertandingan yang disebutkan baru-baru ini."
VFV mengklarifikasi bahwa ketidakhadiran kedua atlet dalam pertandingan melawan Puerto Riko bukan karena alasan khusus, melainkan karena Panitia Penyelenggara meminta dokumen tambahan. Kedua atlet ini diperkirakan akan kembali di babak sistem gugur, tambah Siam Sport.

Tim bola voli putri Vietnam U21 dan VFV mengajukan banding atas putusan tersebut (Foto: FIVB).
Juga menurut harian olahraga terkemuka Thailand, informasi yang dilaporkan beberapa surat kabar Indonesia sebelumnya tidak sama dengan pernyataan dari VFV.
Siam Sport melanjutkan, "Federasi Bola Voli Vietnam menegaskan bahwa insiden tersebut tidak sama dengan yang dilaporkan oleh beberapa media Indonesia."
"VFV telah mengirimkan surat resmi untuk mengklarifikasi masalah dengan Panitia Penyelenggara Piala Dunia Wanita U-21 dan Federasi Bola Voli Internasional (FIVB). VFV berharap kedua atlet yang tergabung dalam Tim Bola Voli Wanita U-21 Vietnam dapat kembali ke babak 16 besar," demikian bunyi kalimat yang sama di Siam Sport.
Dengan komentar Siam Sport di atas, dapat diketahui bahwa surat kabar olahraga terkemuka di Negeri Pagoda Emas itu masih percaya pada kemungkinan tim voli putri Vietnam U21 berhasil mengajukan banding atas pertempuran hukum dengan FIVB.
Pada sore hari tanggal 13 Agustus, tim bola voli putri Vietnam U21 menang 3-1 (25-16, 26-24, 22-25, 25-20) melawan Mesir U21 dalam perebutan peringkat ke-17-24 di Kejuaraan Dunia Bola Voli Putri U21 di Indonesia.
Sumber: https://dantri.com.vn/the-thao/bao-thai-lan-tin-vao-kha-nang-khang-an-thanh-cong-cua-bong-chuyen-viet-nam-20250813145644455.htm
Komentar (0)