Diabetes dapat merusak pembuluh darah dan membuat otot jantung kaku, yang bahkan dapat terjadi pada orang tanpa penyakit jantung. Kerusakan jangka panjang dapat menyebabkan penyakit jantung, menurut Everyday Health.
Diabetes yang tidak terkontrol secara signifikan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
Selain itu, penderita diabetes juga memiliki sejumlah masalah kesehatan yang menjadi faktor risiko penyakit jantung, seperti tekanan darah tinggi, kolesterol darah tinggi, kelebihan berat badan, dan obesitas. Dampak diabetes terhadap tekanan darah dan kolesterol sangatlah signifikan. Oleh karena itu, tekanan darah tinggi dan dislipidemia merupakan masalah umum pada penderita diabetes.
Asosiasi Jantung Amerika menganggap diabetes sebagai salah satu faktor risiko utama penyakit jantung. Penting bagi diabetes untuk terkontrol guna meningkatkan kesehatan jantung.
Untuk mengendalikan penyakit secara efektif dan melindungi kesehatan jantung, penderita diabetes perlu mengambil langkah-langkah pencegahan. Langkah-langkah ini meliputi menjaga berat badan ideal, berolahraga secara teratur, berhenti merokok, serta mengontrol tekanan darah, kolesterol, dan gula darah. Dengan menerapkan gaya hidup sehat dan mengelola faktor risiko, penderita diabetes dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan meningkatkan kesehatan mereka secara keseluruhan.
Pola makan berperan penting dalam mengontrol gula darah. Pasien sebaiknya memprioritaskan konsumsi makanan tinggi serat seperti sayur, buah, dan kacang-kacangan. Di saat yang sama, mereka juga harus menghindari makanan tinggi gula dan pati seperti kue, permen, minuman ringan, dan minuman manis lainnya. Makanan seperti daging berlemak dan gorengan juga harus dibatasi karena meningkatkan risiko penyakit jantung.
Selain itu, mereka juga perlu minum obat sesuai anjuran dokter dan menjalani skrining bila perlu. Cara-cara ini akan membantu mengendalikan diabetes secara efektif sekaligus mencegah komplikasi berbahaya seperti retinopati, penyakit ginjal diabetik, kerusakan saraf, dan beberapa komplikasi lainnya, menurut Everyday Health .
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)