



Informasi palsu tersebar di media sosial - Foto: MOET
Menanggapi informasi yang tersebar tersebut, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan menegaskan bahwa informasi tersebut adalah informasi palsu, rekayasa, menyesatkan, yang menyebabkan gangguan informasi, dan berdampak negatif terhadap psikologi masyarakat, orang tua, peserta didik, serta aktivitas lembaga pendidikan.
Kementerian Pendidikan dan Pelatihan mengatakan pihaknya telah mentransfer informasi tentang akun-akun yang mengunggah informasi palsu di atas kepada otoritas yang berwenang untuk dipertimbangkan dan ditangani sesuai dengan hukum.
Pada saat yang sama, masyarakat diminta untuk tidak membagikan atau menyebarkan informasi palsu, dan mengikuti saluran informasi resmi kementerian.
Sebelumnya, pada akhir September lalu, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan juga sempat melayangkan peringatan terkait beredarnya informasi bohong seputar penataan dan reorganisasi sistem pendidikan tinggi.
Kementerian menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai rencana reorganisasi sistem pendidikan tinggi saat ini tidak benar dan tidak berasal dari Kementerian. Kementerian meminta masyarakat untuk waspada dan tidak menyebarkan informasi ini.
Saat ini, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan telah ditugaskan oleh Pemerintah untuk "mengembangkan proyek penataan ulang dan reorganisasi sistem lembaga pendidikan tinggi" dan sedang berkoordinasi dengan instansi terkait untuk meneliti dan mengevaluasi situasi terkini sebelum melaporkan rencana tersebut kepada Pemerintah dan Perdana Menteri untuk dipertimbangkan dan diputuskan.
Sumber: https://tuoitre.vn/bo-giao-duc-va-dao-tao-bac-tin-dong-cua-giai-tan-truong-tu-thuc-20251015122821151.htm






Komentar (0)