Dalam rancangan perencanaan bandara nasional menuju tahun 2050, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) hanya menetapkan lokasi bandara kedua di wilayah ibu kota setelah tahun 2025. Namun, menanggapi usulan Komite Rakyat Hanoi untuk segera menambahkan lokasi bandara ini ke dalam perencanaan yang sedang dibangun, Kemenhub menugaskan unit-unit terkait untuk melanjutkan penelitian.
Agar memperoleh dasar yang memadai untuk mempertimbangkan dan menyelesaikan usulan Komite Rakyat Hanoi mengenai penentuan lokasi perencanaan bandara kedua di wilayah ibu kota, Kementerian Perhubungan meminta Otoritas Penerbangan Sipil dan TEDI untuk mempelajari isi usulan setempat dan melaporkannya kepada kementerian sebelum tanggal 27 Mei.
Kementerian Perhubungan memprioritaskan pemusatan sumber daya untuk perluasan Bandara Noi Bai sebelum mempertimbangkan pembangunan bandara kedua di wilayah ibu kota, sementara Hanoi ingin menentukan lokasi perencanaan bandara kedua ini sekarang juga. (Foto ilustrasi)
Sebelumnya, pada 12 Mei, Komite Rakyat Hanoi mengeluarkan dokumen yang mengusulkan kepada Kementerian Perhubungan untuk memasukkan bandara kedua di wilayah ibu kota dalam Rencana Induk pengembangan sistem bandara nasional untuk periode 2021-2030, dengan visi hingga 2050.
Hanoi mengusulkan agar Kementerian Perhubungan mengidentifikasi bandara kedua di wilayah ibu kota sebagai bandara internasional, dan mempelajari serta menentukan lokasi bandara masa depan sehingga wilayah tersebut dapat memasukkannya dalam Perencanaan Ibu Kota yang sedang dibangun, guna memastikan konsistensi.
Para pemimpin Hanoi meyakini bahwa wilayah ibu kota memiliki wilayah yang luas dan jumlah penduduk yang besar, sehingga perlu direncanakan dua bandara internasional untuk memenuhi kebutuhan pembangunan, mencadangkan dana lahan, mengalokasikan kebutuhan transportasi, dan menciptakan kekuatan pendorong bagi pembangunan yang seimbang di ibu kota.
Sebelumnya, dalam Rancangan Rencana Induk Pengembangan Sistem Kebandarudaraan Nasional periode 2021-2030, dengan visi hingga 2050, yang diajukan kepada Pemerintah, Kementerian Perhubungan menyatakan bahwa mulai saat ini hingga 2030, prioritas akan diberikan pada investasi perluasan Bandara Noi Bai. Bandara kedua di wilayah ibu kota akan direncanakan setelah 2025, dengan pertimbangan investasi setelah 2030.
Kemudian, berdasarkan pendapat banyak daerah lain yang mengusulkan penambahan perencanaan bandara di daerah masing-masing, Kementerian Perhubungan terus bekerja sama dengan masing-masing daerah. Dalam laporan yang dikirimkan kepada Kelompok Kerja Pemerintah, Kementerian Perhubungan tetap berpandangan untuk hanya mempertimbangkan lokasi perencanaan bandara kedua di wilayah Ibu Kota setelah tahun 2025. Kini, Komite Rakyat Hanoi terus memberikan rekomendasi, dan Kementerian Perhubungan telah menugaskan unit-unit tersebut untuk melakukan penelitian.
Dalam perencanaan bandara saat ini dan perencanaan kawasan ibu kota, bandara kedua di kawasan ibu kota juga direncanakan untuk dikaji, tetapi lokasi perencanaan direncanakan berada di daerah tetangga, seperti Ha Nam, Ninh Binh, Hai Phong...
(Sumber: Tien Phong)
Berguna
Emosi
Kreatif
Unik
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)