![]() |
Fasilitas inkubasi sutra memecahkan masalah produksi kepompong ulat sutra |
Bapak Lieng Hot Ha Hai, Wakil Ketua Komite Rakyat Distrik Dam Rong (Lam Dong), mengatakan bahwa setelah 5 tahun melaksanakan proyek "Pembangunan Berkelanjutan Industri Murbei dan Sutra", budidaya murbei dan ulat sutra telah menjadi salah satu sektor ekonomi penting yang berkontribusi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat di distrik tersebut, serta membantu ratusan rumah tangga etnis minoritas keluar dari kemiskinan.
Menurut Bapak Nguyen Van Chinh, Kepala Dinas Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Kabupaten Dam Rong, lahan aluvial di sepanjang sungai dan anak sungai di Dam Rong cukup luas, sangat cocok untuk budidaya murbei. Di saat yang sama, karena harga kepompong ulat sutera di pasaran stabil pada tingkat tinggi, pemerintah kabupaten secara aktif mendorong masyarakat untuk mengalihfungsikan ratusan hektar lahan yang sebelumnya ditanami padi dan jagung menjadi lahan murbei dan budidaya ulat sutera.
Luas areal murbei di distrik ini telah meningkat 5 kali lipat dibandingkan 5 tahun lalu. Selain itu, Dam Rong telah membentuk rantai produksi, konsumsi, dan pengolahan kepompong ulat sutra. Contoh nyata adalah Pabrik Kepompong Ulat Sutra Duy Phuong (Komune Da Rsal) yang menghubungkan, memproduksi, mengonsumsi, dan mengolah kepompong ulat sutra dengan lebih dari 500 rumah tangga.
“Pada akhir tahun 2023, Kabupaten Dam Rong akan membangun dan membentuk setidaknya 3 rantai penghubung di 3 subwilayah untuk mengelola produksi murbei, budidaya ulat sutra yang terkait dengan konsumsi kokon ulat sutra, dan penggulungan sutra; dengan target mencapai lebih dari 1.200 ton kokon ulat sutra per tahun,” ujar Bapak Ha Hai.
Di sisi lain, dengan modal hampir 13 miliar VND yang berasal dari program pengentasan kemiskinan, pembangunan pedesaan baru, dan sebagainya, distrik ini telah mendukung lebih dari 370 rumah tangga untuk mengembangkan lahan budidaya murbei dengan varietas baru yang produktif dan berkualitas tinggi. Pada tahun 2022, distrik ini mendukung peralatan budidaya ulat sutera untuk 38 rumah tangga dengan anggaran sebesar 570 juta VND.
Distrik ini juga telah mendukung para petani untuk membangun 3 fasilitas pembiakan ulat sutra terkonsentrasi berteknologi tinggi baru dan model penanaman murbei dan pembiakan ulat sutra mekanis otomatis di kotamadya Ro Men, Lieng S'rong, dan Da K'Nang...
Selain itu, distrik ini juga menciptakan kondisi bagi masyarakat, terutama rumah tangga miskin dan hampir miskin, untuk meminjam modal guna mengembangkan budidaya murbei dan ulat sutra agar bisa keluar dari kemiskinan secara berkelanjutan.
Menurut Departemen Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Dam Rong, pendapatan rata-rata dari budidaya murbei dan budidaya ulat sutra adalah 300-400 juta VND/ha/tahun, 3-4 kali lebih tinggi dari budidaya kopi, dan 9-10 kali lebih tinggi dari menanam padi satu kali panen per tahun.
Komentar (0)