Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Merawat anak yang demam - VnExpress Health

VnExpressVnExpress05/10/2023


Orang tua sebaiknya memberi anak banyak cairan, memastikan mereka makan secara teratur, menghindari memakaikan terlalu banyak pakaian, dan menggunakan obat penurun demam pada kasus ringan.

Tanda-tanda umum demam pada anak meliputi terasa panas saat disentuh, pipi dan wajah memerah, menggigil disertai keringat, dan kelelahan.

Demam adalah respons sistem kekebalan tubuh untuk melawan infeksi. Namun, tidak semua infeksi menyebabkan demam. Oleh karena itu, orang tua perlu mengetahui apa yang harus dilakukan dan apa yang harus dihindari agar dapat merespons dengan cepat ketika anak mereka demam.

Apa yang harus dilakukan?

Minumlah banyak cairan: Demam dan keringat dapat menyebabkan dehidrasi pada anak-anak, jadi berikan lebih banyak cairan. Anak-anak di bawah 6 bulan sebaiknya disusui atau diberi susu formula; anak-anak di atas 6 bulan yang mulai mengonsumsi makanan padat dapat melengkapi diet mereka dengan buah dan air. Balita dapat mengonsumsi suplemen elektrolit jika mereka juga mengalami diare. Anak-anak yang lebih besar dapat makan es krim atau sup untuk meningkatkan vitamin dan nutrisi.

Makan teratur: Anak-anak yang demam mungkin kurang lapar dan nafsu makannya berkurang dari biasanya. Namun, orang tua perlu memastikan anak-anak mereka makan teratur, menjaga pola makan yang seimbang dan sehat. Nutrisi yang cukup dapat meningkatkan kemampuan mereka untuk melawan infeksi. Makanan cair yang mudah dicerna seperti bubur, sup, mi, dan bihun cocok untuk anak-anak yang demam. Makanan harus dibagi menjadi porsi yang lebih kecil sepanjang hari, kira-kira setiap 2-3 jam, dengan peningkatan asupan energi dan protein secara bertahap.

Bayi yang disusui sebaiknya disusui lebih sering dari biasanya. Bayi yang sudah mulai makan makanan padat sebaiknya diberi bubur yang lebih encer dari biasanya, tetapi tetap mempertahankan prinsip memasukkan keempat kelompok makanan. Orang tua dapat menggunakan biji-bijian yang sudah berkecambah (kecambah kacang, kecambah jagung, kecambah beras, dll.) dan mengencerkan makanan untuk meningkatkan kepadatan energi dalam bubur bayi.

Sebaiknya dihindari

Terlalu banyak pakaian: Meskipun anak mungkin merasa kedinginan karena demam, orang tua tidak boleh memakaikan mereka terlalu banyak pakaian atau selimut tebal. Hal ini mencegah panas tubuh keluar, dan suhu tubuh bahkan dapat meningkat lebih tinggi.

Beberapa tips agar bayi Anda tetap nyaman meliputi memprioritaskan pakaian katun yang ringan dan mudah bernapas, menghindari selimut tambahan, dan menjaga suhu ruangan yang nyaman. Jika bayi Anda berkeringat dan kepanasan, orang dewasa dapat menggunakan kain dingin dan lembap untuk diletakkan di dahi atau bagian belakang lehernya agar bayi merasa lebih nyaman.

Orang tua sebaiknya menghindari menambahkan selimut ekstra pada anak yang demam dan menjaga suhu ruangan tetap nyaman. (Gambar: Freepik)

Jangan menambahkan selimut ekstra pada anak yang demam; jaga suhu ruangan tetap nyaman. Foto: Freepik

Pengobatan: Ketika anak mengalami demam ringan dan tetap waspada serta aktif bermain, orang tua harus memantau suhu tubuhnya dan tidak perlu menggunakan obat penurun demam. Meskipun demam ringan dapat menyebabkan ketidaknyamanan, hal itu seringkali merupakan respons imun alami untuk menghilangkan patogen dan biasanya tidak berbahaya. Anak-anak dengan demam yang lebih tinggi hanya boleh mengonsumsi obat sesuai resep dokter.

Meskipun demam pada anak kecil biasanya tidak perlu dikhawatirkan, orang tua perlu mengetahui kapan anak mereka dalam bahaya dan harus segera dibawa ke rumah sakit. Hal ini bergantung pada usia anak, suhu tubuh, durasi demam, dan gejala penyerta lainnya.

Namun, semakin muda usia anak, semakin mengkhawatirkan demamnya, dan rawat inap diperlukan dalam kasus-kasus seperti bayi di bawah tiga bulan dengan demam 38,5°C atau lebih tinggi, anak usia 3-6 bulan dengan demam 39°C atau lebih tinggi, dan anak usia di atas 6 bulan dengan demam 39,5°C atau lebih tinggi.

Durasi demam juga penting untuk diperhatikan. Bayi berusia 3-12 bulan harus diperiksakan ke dokter jika suhu tubuhnya tetap tinggi selama lebih dari 24 jam. Untuk demam yang menetap selama dua hari atau lebih tanpa tanda-tanda pemulihan pada anak berusia 1-2 tahun, atau selama lebih dari tiga hari pada anak berusia 2 tahun ke atas, orang tua harus membawa anak mereka ke rumah sakit.

Jika anak Anda memiliki gejala seperti lebih mengantuk atau rewel dari biasanya, leher kaku, sakit kepala, diare parah, kesulitan bernapas, muntah terus-menerus, atau ruam yang tidak dapat dijelaskan, mereka harus diperiksakan ke dokter.

Bao Bao (Menurut Orang Tua )

Pembaca dapat mengirimkan pertanyaan tentang penyakit anak di sini agar dijawab oleh dokter.


Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Buku tahunan yang tak terlupakan

Buku tahunan yang tak terlupakan

Senang bisa lahir di Vietnam tercinta.

Senang bisa lahir di Vietnam tercinta.

Selamat Tahun Baru Imlek yang bahagia dan sehat!

Selamat Tahun Baru Imlek yang bahagia dan sehat!