Dalam pertandingan krusial bagi Thailand ini, pelatih Masatada Ishii tidak bereksperimen dengan susunan pemainnya. Ia menurunkan hampir seluruh tim terkuatnya dengan empat bek yaitu Nicholas Mickelson, Elias Dolah, Jonathan Khemdee, dan Sasalak Haiprakhon. Di lini tengah, Chanathip Songkrasin bermain bersama gelandang berpengalaman Woorachit dan Weerathep Pomphan. Para pemain penyerang "Gajah Perang" juga merupakan bintang: Suphanat Mueatan, Supachai Jaided, dan Ekanit Panya.
Panya membuka skor untuk tim tuan rumah.
Dengan skuad berkualitas tinggi seperti itu, tim Thailand bermain sangat proaktif di babak pertama dan menciptakan banyak peluang. Mereka sering menyerang dari sayap untuk memanfaatkan kemampuan umpan silang yang mengesankan dari kedua bek sayap mereka, Sasalak dan Mickelson. Dari salah satu serangan sayap tersebut, tim Thailand unggul. Pada menit ke-44, Mickelson mengirimkan umpan silang yang sangat akurat, dan Ekanit Panya berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat untuk menyarangkan bola ke gawang dari jarak dekat, membuka skor.
Di babak kedua, tim Thailand mempertahankan kendali permainan dan aktif menyerang. Namun, kesalahan konyol menyebabkan mereka kebobolan gol peny equalizer. Pada menit ke-53, umpan balik ceroboh Sasalak menjadi assist indah bagi Ezequiel Ham, yang berlari menuju kiper Khammai dan mencetak gol, membuat skor kembali imbang. Gol tak terduga ini tampaknya memengaruhi moral tim Thailand.
Sasalak (2) melakukan kesalahan dalam gol yang kebobolan oleh tim Thailand.
Kombinasi umpan antar pemain "Gajah Perang" kehilangan kelancarannya. Di menit-menit terakhir, pelatih Ishii terpaksa mengganti trio penyerang Suphanat, Supachai, dan Ekanit dengan Poramet, Anan, dan Channarong. Keputusan ini terbukti efektif. Pada menit ke-90+1, setelah kombinasi permainan antar pemain pengganti, Channarong melepaskan tembakan jarak jauh.
Bola secara tak sengaja terpental keluar, sampai ke Channathip, dan kapten Thailand itu dengan tegas menendang bola dari luar kotak penalti, mengirimkannya langsung ke sudut atas gawang, mengamankan kemenangan 2-1 untuk "Gajah Perang".
Channathip mencetak gol penentu kemenangan bagi tim nasional Thailand.
Hasil ini membantu tim Thailand memenangkan Piala Raja setelah penantian selama lima tahun. Dalam pertandingan perebutan tempat ketiga, tim Filipina menang 3-0 melawan Tajikistan.
Sumber: https://thanhnien.vn/channathip-khang-dinh-dang-cap-sieu-sao-giup-thai-lan-vo-dich-kings-cup-2024-185241014221444878.htm








Komentar (0)