Pada sore hari tanggal 12 September, Asosiasi Informatika Kota Ho Chi Minh (HCA) dan Asosiasi Peralatan Medis Kota Ho Chi Minh (HMEA) menyelenggarakan lokakarya tentang penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam perawatan kesehatan, untuk membahas dan berbagi gambaran potensial, serta peluang dan tantangan dalam penerapan kecerdasan buatan (AI) di sektor perawatan kesehatan, yang mendorong inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan perawatan kesehatan.
Lokakarya ini merupakan bagian dari "Pameran Internasional Peralatan, Perlengkapan, Teknologi, dan Layanan Medis Pharmadi Vietnam 2024", yang berlangsung dari tanggal 11 hingga 14 September di SECC (Distrik 7).
Dalam pidato pembukaannya, Bapak Vu Anh Tuan, Sekretaris Jenderal Asosiasi Informatika Kota Ho Chi Minh, menyatakan bahwa ketika mengembangkan teknologi atau menerapkan AI di bidang medis, HCA tidak hanya berdiri dari perspektif pekerja teknologi tetapi juga menempatkan dirinya pada posisi penerima manfaat langsung, yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman medis masyarakat.
Kecerdasan buatan (AI) dan solusi teknologi canggih berkontribusi dalam mengubah cara layanan kesehatan. Namun, penerapan AI di sektor kesehatan masih menghadapi banyak tantangan, terutama terkait data, keuangan, sumber daya manusia, kapasitas penelitian, dan koridor hukum. Oleh karena itu, melalui lokakarya ini, HCA berharap dapat menerima lebih banyak masukan dan inisiatif dari para ahli dan ilmuwan untuk mendorong proses transformasi digital dan menerapkan AI secara sukses di sektor kesehatan di Vietnam.
Belakangan ini, fasilitas medis di Vietnam telah berfokus pada transformasi digital, menerapkan pencapaian awal AI. Meskipun hasil penting telah dicapai, secara umum, kegiatan ini masih menghadapi banyak kesulitan dan tantangan. Hambatannya meliputi biaya investasi yang tinggi, kurangnya sumber daya yang ahli di bidang AI, dan kekhawatiran tentang keamanan data medis. Selain itu, penerimaan teknologi baru di masyarakat masih lambat, karena kurangnya kerangka hukum yang jelas dan pelatihan profesional yang diperlukan bagi staf medis.
Ibu Ho Thi Hoang Yen, Direktur Teknologi TMA Innovation, berkomentar bahwa transformasi digital dalam industri kesehatan di Vietnam saat ini menghadapi banyak kesulitan dan komplikasi karena industri ini memiliki banyak data, dengan kecenderungan meningkat sebesar 36% setiap tahun. Layanan kesehatan pintar telah dibahas dalam banyak proyek dan laporan, tetapi solusi spesifik masih diperlukan, terutama pemrosesan data dalam jumlah besar, yang merupakan tantangan pertama dan terpenting dalam pengembangan AI dalam layanan kesehatan di Vietnam. Selain itu, industri kesehatan di Vietnam juga menghadapi kesulitan dalam penerapan AI karena proses transformasi digital yang belum tuntas, kurangnya sinkronisasi data, platform teknologi informasi yang terbatas, kurangnya solusi AI yang terpisah untuk industri kesehatan, dan kurangnya tenaga medis.
"Faktanya, sektor kesehatan Vietnam memiliki banyak potensi dan peluang untuk menerapkan AI dalam manajemen, operasional, serta pemeriksaan dan perawatan medis, mengingat sumber daya teknologi informasi yang melimpah dan sedang berada dalam fase transformasi digital. Ini juga merupakan waktu yang tepat untuk mengintegrasikan sistem aplikasi AI ke dalam perangkat, sehingga membantu fasilitas medis mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi sejak awal transformasi digital. Saat ini, aplikasi yang dapat diterapkan meliputi: Otomatisasi, manajemen rekam medis, OCR - pengenalan dokumen, dukungan diagnostik, dan skrining kanker...", jelas Ibu Ho Thi Hoang Yen.
Di sektor Logistik, Bapak Lai Van Thanh, Direktur Smartlog Supply Chain Solutions Joint Stock Company, mengatakan: “Untuk berhasil bertransformasi secara digital dan menerapkan AI pada industri kesehatan, perlu dimulai dari sektor logistik kesehatan, termasuk mengintegrasikan teknologi AI, Big Data, IoT, dan Machine Learning ke dalam sistem, untuk mengelola operasional pergudangan dan transportasi produk (seperti farmasi, peralatan medis, dll.) secara efektif. Kami telah meneliti dan membangun ekosistem solusi Smartlog untuk membantu bisnis dan unit yang beroperasi di industri kesehatan mengelola gudang dan transportasi secara lebih efektif. Mulai dari pengendalian suhu, pemantauan rantai pasokan, hingga memastikan kepatuhan terhadap standar kesehatan yang ketat…”.
BUI TUAN
[iklan_2]
Sumber: https://www.sggp.org.vn/co-hoi-va-thach-thuc-khi-ung-dung-tri-tue-nhan-tao-vao-nganh-y-te-post758620.html
Komentar (0)