Pada sesi kerja dengan sektor telekomunikasi, Menteri Nguyen Manh Hung mengatakan bahwa infrastruktur telekomunikasi sejak awal hingga saat ini merupakan infrastruktur komunikasi dasar (panggilan, pesan teks).

Infrastruktur telekomunikasi telah menjadi infrastruktur ekonomi (Foto: MobiFone ).
Kini, infrastruktur telekomunikasi telah menjadi infrastruktur perekonomian . Tanpa infrastruktur ini, rasanya seperti tidak ada listrik dan air. Ini adalah transformasi yang sangat penting.
"Sesuai tren perkembangan, infrastruktur telekomunikasi telah bertransformasi menjadi infrastruktur digital. Konsep infrastruktur digital akan jauh lebih luas. Di dalam infrastruktur telekomunikasi terdapat internet, di internet terdapat infrastruktur digital. Di dalam infrastruktur digital juga terdapat infrastruktur digital fisik dan di atasnya terdapat utilitas digital," ujar Menteri.
Menteri Hung mengatakan bahwa Vietnam telah membuka industri telekomunikasinya selama lebih dari 20 tahun, tetapi masih kesulitan bersaing di bidang infrastruktur. Operator jaringan bersaing untuk melihat siapa yang memiliki jaringan lebih luas dan lebih banyak stasiun. Sekarang, alih-alih bersaing dalam infrastruktur, saatnya berbagi infrastruktur.
Operator jaringan harus berbagi dan bekerja sama untuk mengurangi harga dan berfokus pada layanan. Hal seperti ini memaksa operator jaringan besar untuk berbagi infrastruktur dengan operator jaringan kecil. VNPT dan Viettel harus berbagi infrastruktur dengan MobiFone.
Menurut Menteri, perlu diperhatikan upaya mendorong persaingan harga dalam layanan. Hal ini belum didorong, sehingga layanan telekomunikasi di Vietnam sangat terbatas. Mendorong persaingan harga dalam layanan merupakan perubahan strategis, dengan tujuan akhir adalah layanan untuk masyarakat, bukan infrastruktur.

Viettel adalah operator jaringan dengan infrastruktur terbesar, diikuti oleh VNPT dan MobiFone, operator jaringan ketiga (Foto: Viettel).
Pada saat yang sama, kita juga harus mempromosikan jaringan privat virtual (VPN) dalam arti sebenarnya. Kita harus menjual kapasitas kepada operator jaringan kecil agar mereka dapat berinovasi, menciptakan layanan yang dapat dinikmati masyarakat, dan bersaing untuk mendapatkan layanan. Oleh karena itu, mempromosikan jaringan seluler virtual harus memiliki strategi.
Saat ini, Viettel merupakan operator jaringan dengan infrastruktur terbesar, diikuti oleh VNPT di posisi kedua dan MobiFone di posisi ketiga. Daya saing jaringan sangat berbeda karena Viettel menguasai sekitar 50% pangsa pasar di segmen seluler. Sisa 50% pangsa pasar sebagian besar dibagi antara VNPT, MobiFone, dan sedikit Vietnamobile.
Jika berbagi infrastruktur diterapkan, MobiFone akan mengurangi beban infrastruktur untuk fokus pada layanan baru. MobiFone menghadapi peluang baru dan mungkin akan menerapkan layanan yang belum pernah diterapkan oleh operator lain di Vietnam.
Sumber: https://dantri.com.vn/cong-nghe/da-den-luc-cac-nha-mang-chia-se-ha-tang-vien-thong-20250730112028093.htm
Komentar (0)