Sejumlah besar sampah berbagai jenis "mengelilingi" Teluk Man Quang (Distrik Son Tra, Kota Da Nang), yang berdampak serius pada lingkungan dan aktivitas penangkapan ikan nelayan setempat.
Báo Sài Gòn Giải phóng•05/08/2025
Sampah sebagian besar berupa plastik, kantong nilon, styrofoam, bangkai hewan, kayu bakar kering... membentang ratusan meter di sepanjang tepi sungai. Menurut warga sekitar, kondisi sampah yang berserakan dari dasar laut hingga ke daratan ini sudah terjadi sejak lama, meski pihak berwajib sudah berupaya membersihkannya, namun kini semuanya sudah kembali seperti sedia kala. Bapak Tran Van Viet (Kelurahan Son Tra, Kota Da Nang ) mengatakan sampah menumpuk tebal di mana-mana, sehingga mengganggu aktivitas warga mencari ikan dan menambatkan perahu. "Saya berharap pemerintah akan mengambil langkah-langkah untuk mengumpulkan dan menangani polusi di sepanjang pesisir Teluk Man Quang secara menyeluruh, karena di sinilah penduduk setempat sering mencari ikan dan mata pencaharian. Jika ini terus berlanjut, tidak hanya akan memengaruhi estetika tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat dan wisatawan," ujar Bapak Viet. Botol plastik, kantong nilon... ditumpuk dalam lapisan tebal, mengeluarkan bau busuk yang menyengat. Pemandangan kotor dan sangat tercemar di wilayah Teluk Man Quang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Pekerja sanitasi lingkungan sedang mencoba mengumpulkan sampah pada sore hari tanggal 5 Agustus. Menurut Bapak Dinh Vui, Ketua Komite Rakyat Kecamatan Son Tra, sampah umumnya mengalir dari segala arah dan tersapu ombak ke daratan, sehingga menciptakan pemandangan yang berantakan dan tidak sedap dipandang. "Menghadapi situasi di atas, Komite Rakyat Kelurahan Son Tra telah berkoordinasi dengan Perusahaan Lingkungan Hidup Perkotaan Da Nang untuk mengumpulkan, mengolah, dan membersihkan sampah setidaknya dua kali seminggu. Jika jumlah sampah banyak, frekuensi pengumpulan juga akan ditingkatkan untuk menjaga keindahan kawasan," ujar Ketua Komite Rakyat Kelurahan Son Tra.
Komentar (0)