Sejak acara pembukaan rangkaian kegiatan Konferensi, sahabat internasional dari IPU, organisasi internasional, dan anggota parlemen dari berbagai negara semuanya menyampaikan kesan mereka terhadap negara tersebut, masyarakatnya, tema konferensi, dan pengorganisasian yang cermat dari negara tuan rumah, Vietnam.
Konferensi Global Parlemen Muda ke-9 merupakan kegiatan Persatuan Antar- Parlemen (IPU). (Foto: TC)
Dalam Konferensi Pers Internasional sebelum Konferensi, menurut Ibu Zaina Hilah, Wakil Sekretaris Persatuan Antar-Parlemen (IPU), Majelis Nasional Vietnam dan Panitia Penyelenggara Konferensi telah mempersiapkan dengan sangat cermat dan kreatif, dengan banyak ide mengenai topik diskusi serta acara-acara pendukung. Kecermatan tersebut telah berkontribusi dalam menarik banyak anggota parlemen muda dari seluruh dunia, sehingga acara ini memiliki pengaruh dan penyebaran yang baik.
Zaina Hilah, Wakil Sekretariat Persatuan Antar-Parlemen. (Sumber: VNA)
Ibu Emma Muteka, Anggota Parlemen Namibia, Anggota Dewan Eksekutif Forum Parlemen Muda IPU, dalam sambutan pembukaannya pada Upacara Pembukaan Konferensi, menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada Majelis Nasional Vietnam atas keramahan dan sambutan hangatnya. Ibu Emma Muteka berterima kasih kepada IPU atas dukungannya terhadap para anggota parlemen muda dan bantuannya dalam menyelenggarakan konferensi tahunan ini. Konferensi ini sangat penting bagi para anggota parlemen muda di seluruh dunia.
Ibu Emma Muteka, Anggota Parlemen Namibia, Anggota Dewan Eksekutif Forum Parlemen Muda IPU. (Foto: TC)
Sementara itu, Presiden IPU, Duarte Pacheco, menyampaikan rasa hormatnya atas kehadirannya di Konferensi Global Anggota Parlemen Muda ke-9 dan menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada Majelis Nasional Vietnam yang telah kembali menciptakan kondisi khusus untuk Konferensi Khusus IPU di Hanoi . Presiden IPU mengatakan bahwa penyelenggaraan acara ini terasa sangat sederhana dan mudah bagi Vietnam karena telah berpengalaman menyelenggarakan IPU ke-132 8 tahun yang lalu. Presiden Persatuan Antar-Parlemen berharap, dengan kondisi yang kondusif di ibu kota Hanoi, Konferensi Global Anggota Parlemen Muda ke-9 pasti akan sukses besar, seperti kesuksesan Sidang Umum IPU ke-132 pada tahun 2015.
Presiden Persatuan Antar-Parlemen Duarte Pacheco. (Foto: TC)
Sekretaris Jenderal IPU, Martin Chungong, mengapresiasi Vietnam atas kemajuan signifikannya di berbagai bidang, termasuk teknologi digital, dengan komitmen kuat Vietnam untuk menggabungkan kedua aspek tersebut, yaitu teknologi dan pemberdayaan pemuda; dan mengapresiasi Panitia Penyelenggara atas pendekatan inklusifnya dalam melibatkan kaum muda dan anggota parlemen muda dalam persiapan konferensi ini. Beliau mengatakan bahwa Vietnam adalah negara tuan rumah yang tepat untuk menyelenggarakan konferensi ini.
Sekretaris Jenderal Persatuan Antar-Parlemen Martin Chungong. (Foto: TC)
Bapak Martin Chungong mengatakan bahwa pada Sidang Umum IPU ke-132 tahun 2015 yang diselenggarakan di Vietnam, IPU meluncurkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Hal ini merupakan tonggak sejarah yang istimewa dan menunjukkan komitmen bersama kita untuk memecahkan masalah-masalah dunia yang paling mendesak. Deklarasi Hanoi diadopsi, yang turut mewujudkan tujuan-tujuan ini.
Namun, hanya membuat komitmen saja tidak dapat membawa perubahan; tanggung jawab kita adalah mewujudkan kata-kata menjadi tindakan. Ia mengapresiasi Vietnam yang telah mengintegrasikan komitmennya ke dalam tindakan nyata. Badan legislatif telah mengesahkan undang-undang dan reformasi yang tepat terkait langsung dengan SDGs, yang menangani isu-isu seperti penanggulangan kemiskinan, kesetaraan gender, perlindungan lingkungan, dan perubahan iklim.
baoquocte.vn
Komentar (0)