Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada tanggal 21 Februari bahwa "seluruh dunia sedang membicarakan Oreshnik", rudal balistik hipersonik terbaru yang telah digunakan oleh Rusia dalam kampanye militernya di Ukraina.
Berbicara di Forum Teknologi Masa Depan di Moskow pada tanggal 21 Februari, Presiden Putin mengatakan bahwa hulu ledak rudal Oreshnik dapat menahan suhu yang setara dengan matahari, menurut Kantor Berita AA.
Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara di Forum Teknologi Masa Depan di Moskow pada tanggal 21 Februari.
Bapak Putin menjelaskan bahwa senjata semacam itu tidak dapat dikembangkan lebih awal karena kurangnya bahan yang sesuai. "Seluruh dunia membicarakan Oreshnik. Dan terbuat dari bahan apa? Suhu hulu ledaknya sebanding dengan suhu matahari, suhu di permukaan matahari," tegas Bapak Putin.
Permukaan Matahari memiliki suhu lebih dari 5.500 derajat Celcius. Pada November 2024, Presiden Putin mengatakan suhu hulu ledak Oreshnik yang menukik ke arah sasarannya dapat mencapai 4.000 derajat Celcius. Ia mengklaim bahwa hulu ledak Oreshnik dapat menembus "target yang sangat terlindungi jauh di bawah tanah. Segala sesuatu di pusat serangan akan hancur menjadi debu."
Putin menantang Barat untuk 'pertempuran teknologi' melawan rudal Oreshnik
Presiden Putin mengumumkan pada 21 November 2024 bahwa Moskow untuk pertama kalinya menggunakan rudal balistik hipersonik jarak menengah baru yang disebut "Oreshnik" untuk menyerang fasilitas militer Ukraina.
Para pejabat AS mengatakan bahwa Moskow telah memberi tahu Washington sebelum melakukan serangan rudal Oreshnik, dan bahwa AS juga telah memberi pengarahan kepada Ukraina untuk bersiap menghadapi kemungkinan serangan.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan kepada wartawan pada 22 November 2024 bahwa serangan terhadap Ukraina dengan rudal balistik hipersonik Oreshnik merupakan pesan kepada Barat bahwa Moskow akan menanggapi dengan keras setiap tindakan "ceroboh" Barat yang mendukung Ukraina, menurut Reuters.
Juga pada Forum Teknologi Masa Depan di Moskow pada tanggal 21 Februari, Presiden Putin menekankan pentingnya mempromosikan kimia dan mengembangkan material baru, membantu membuka peluang teknologi baru, menurut AA.
Mengenai kemungkinan kembalinya perusahaan asing ke Rusia, Putin menekankan pentingnya memperhatikan isu ini guna melindungi potensi bisnis Rusia. Ia juga menegaskan kembali bahwa Rusia tidak berniat menciptakan hambatan bagi kerja sama dengan ilmuwan Barat dan telah memberikan undangan kepada ilmuwan asing untuk bekerja sama, dengan menyatakan bahwa "pintu kami selalu terbuka."
[iklan_2]
Source: https://thanhnien.vn/ong-putin-dau-dan-ten-lua-oreshnik-chiu-duoc-nhet-do-tren-mat-troi-185250222141610463.htm
Komentar (0)