Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Apakah berjalan kaki setelah berolahraga di gym membantu membakar lemak dengan lebih efektif?

Setelah berolahraga di gym, banyak orang sering berjalan kaki selama 10-30 menit tambahan dengan harapan dapat membantu tubuh mereka membakar lemak lebih efektif. Ini adalah kebiasaan yang cukup umum di antara mereka yang ingin menurunkan berat badan atau mengurangi lemak perut.

Báo Thanh niênBáo Thanh niên20/05/2026

Saat berolahraga, terutama angkat beban atau latihan kekuatan, tubuh menggunakan banyak glikogen sebagai energi. Glikogen adalah bentuk glukosa yang tersimpan di otot dan hati. Setelah berolahraga, kadar glikogen menurun dan tubuh memasuki fase pemulihan, menurut situs kesehatan Healthline (AS).

Đi bộ sau khi tập gym có giúp đốt mỡ tốt hơn? - Ảnh 1.

Berjalan santai setelah berolahraga akan membantu mendukung pembakaran lemak yang lebih baik.

FOTO: N. Quy dibuat menggunakan AI

Bahkan setelah latihan selesai, tubuh terus membakar kalori untuk pemulihan. Ini adalah fase di mana otot diperbaiki, energi dipulihkan, dan detak jantung secara bertahap kembali normal.

Jika Anda berjalan santai setelah berolahraga, tubuh Anda akan mempertahankan aktivitas intensitas rendah untuk jangka waktu yang lebih lama. Pada tingkat aktivitas ini, tubuh cenderung menggunakan lemak yang tersimpan sebagai sumber energi lebih sering daripada saat berolahraga dengan intensitas tinggi. Oleh karena itu, berjalan kaki setelah berolahraga tidak hanya membantu merilekskan otot tetapi juga mendukung pembakaran lemak yang lebih efektif.

Berjalan kaki setelah berolahraga membantu membakar kalori ekstra. Misalnya, jalan cepat selama 20-30 menit dapat membakar tambahan 80-180 kalori, tergantung pada berat badan dan kecepatan berjalan. Angka ini memang tidak besar, tetapi jika dilakukan secara konsisten dalam jangka waktu lama, tetap dapat membantu penurunan lemak.

Apakah berjalan kaki setelah berolahraga di gym menyebabkan kehilangan massa otot?

Banyak pengunjung gym khawatir bahwa latihan kardio, seperti berlari atau berjalan kaki, setelah latihan beban akan menyebabkan hilangnya massa otot. Namun, berjalan kaki ringan dalam jangka waktu yang wajar biasanya tidak secara signifikan memengaruhi massa otot, kata Pete McCall, seorang ahli kebugaran di American Council on Exercise (ACE), sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada kebugaran dan ilmu olahraga.

Sebaliknya, jalan kaki ringan dapat meningkatkan sirkulasi darah, merangsang pengangkutan oksigen dan nutrisi ke otot selama pemulihan. Hal ini dapat membantu mengurangi kekakuan setelah berolahraga.

Kehilangan massa otot adalah risiko umum yang terjadi jika melakukan terlalu banyak latihan kardio.

Kehilangan massa otot sering disebabkan oleh olahraga kardio yang berlebihan atau berkepanjangan, atau ketika dikombinasikan dengan diet yang sangat kekurangan nutrisi. Misalnya, angkat beban berat yang diikuti dengan lari intensitas tinggi yang berkepanjangan sambil mengonsumsi terlalu sedikit protein dapat menghambat pemulihan. Sementara itu, jalan kaki ringan selama 10-30 menit setelah berolahraga umumnya dianggap tepat untuk kebanyakan orang.

Durasi berjalan kaki yang tepat bergantung pada tujuan kebugaran dan kondisi fisik individu. Jika tujuan utamanya adalah peningkatan massa otot, banyak orang hanya membutuhkan jalan kaki ringan sekitar 10-20 menit setelah berolahraga untuk merilekskan tubuh mereka. Jika tujuannya adalah penurunan lemak, berjalan kaki selama sekitar 20-40 menit dengan kecepatan sedang mungkin sudah cukup, menurut Healthline .

Sumber: https://thanhnien.vn/di-bo-sau-khi-tap-gym-co-giup-burn-mo-tot-hon-185260520201313316.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Kota

Kota

Bayi bahagia, bayi sehat

Bayi bahagia, bayi sehat

Phu Quoc: Tampilan Baru

Phu Quoc: Tampilan Baru