Sulit menemukan seseorang yang mampu menggantikan Bich Tuyen.
Para pelatih sepakat bahwa Nguyen Thi Bich Tuyen, lawan mereka, adalah separuh kekuatan tim voli putri Vietnam. Dalam pertandingan-pertandingan penting tim Vietnam dalam 3 tahun terakhir, ia selalu menjadi pencetak angka terbanyak. Bahkan di momen-momen krusial, pelatih Nguyen Tuan Kiet mengarahkan semua bola serangan agar ia selesaikan.
Oleh karena itu, mundurnya Bich Tuyen hanya beberapa hari sebelum kejuaraan dunia tentu sangat memengaruhi keahlian tim.
Tim voli putri Vietnam tiba di Thailand untuk kejuaraan dunia
Foto: VFV
Setter lawan yang tersisa dari tim voli putri Vietnam, Hoang Thi Kieu Trinh, hanya memiliki sedikit kesempatan bermain reguler belakangan ini. Ia juga tidak memiliki kekuatan, kemampuan melompat, dan serangan efektif seperti Bich Tuyen. Hal ini pula yang menjadi alasan mengapa dewan pelatih tim Vietnam menguji striker utama Vi Thi Nhu Quynh atau Nguyen Thi Uyen yang bermain sebagai setter lawan dalam pertandingan persahabatan melawan Kenya sebelum berangkat ke Thailand. Namun, keduanya hanya memainkan peran yang biasa-biasa saja dan tetap membuat para ahli resah karena celah besar yang ditinggalkan oleh Bich Tuyen.
Tim voli putri temukan kekuatan di posisi blocker tengah
Ketika posisi lawan tidak lagi memiliki penyerang terkuat, tim Vietnam diharapkan untuk meningkatkan kemampuan mencetak angka di posisi middle blocker. Dalam beberapa turnamen internasional terakhir seperti AVC Nations Cup, VTV Cup, dan SEA V.League, middle blocker Tran Thi Bich Thuy sangat efektif dalam pukulan cepatnya. Pemukul yang dilatih di kejuaraan voli Korea ini telah mencetak banyak poin berkat kemampuannya menyerang secara tak terduga dan efektif, sehingga lawan tak mampu bereaksi. Selain itu, Bich Thuy juga meningkatkan kemampuan bertahannya dalam situasi blocking. Middle blocker dengan tinggi 1,83 m ini dinilai sedang dalam performa terbaiknya, dan menjanjikan untuk bersinar di kejuaraan dunia.
Selain Bich Thuy, tim voli putri Vietnam juga mengandalkan keberanian dan pengalaman kapten Tran Thi Thanh Thuy. Belum menemukan kembali performa puncaknya setelah cedera yang dialaminya tahun lalu, Thanh Thuy belum menunjukkan kemampuannya, mulai dari servis keras hingga smash tinggi. Namun, pemukul ini juga cukup baik dalam bertahan, mulai dari mengambil langkah pertama hingga memblok. Perannya semakin penting saat tim bermain tanpa Bich Tuyen. Wajah lain yang juga diharapkan dapat mempertahankan performanya adalah libero Nguyen Khanh Dang. Dengan kelincahan dan ketajamannya, Khanh Dang telah berulang kali melakukan penyelamatan spektakuler bagi tim Vietnam, sehingga membantu seluruh tim meningkatkan moral dan melancarkan serangan dengan lebih mudah.
Para pemain penyerang Nguyen Thi Trinh, Nguyen Thi Uyen, Pham Thi Hien, Nguyen Thi Phuong, dan Le Thanh Thuy juga menjadi rencana cadangan tim Vietnam setiap kali mereka terjebak.
Kemarin, 20 Agustus, tim voli putri Vietnam tiba di Phuket (Thailand), tempat berlangsungnya Grup G Kejuaraan Dunia Voli Putri 2025. Tim Vietnam (peringkat 22 dunia) akan memainkan pertandingan pembuka melawan Polandia (peringkat 3 dunia) pada 23 Agustus, kemudian menghadapi Jerman (peringkat 11) dan Kenya (peringkat 23). Tim peringkat pertama dan kedua di setiap grup akan melaju ke babak sistem gugur.
Source: https://thanhnien.vn/dien-mao-moi-cua-doi-tuyen-bong-chuyen-nu-viet-nam-bai-toan-kho-khi-vang-bich-tuyen-185250820221208012.htm
Komentar (0)