Pada kesempatan terpilihnya Bapak To Lam oleh Majelis Nasional ke-15 untuk menduduki jabatan Presiden Republik Sosialis Vietnam, para pemimpin Rusia, Brunei Darussalam, Uni Emirat Arab (UEA), Palestina, dan Sri Lanka mengirimkan pesan dan surat ucapan selamat.
Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin menyampaikan ucapan selamat yang tulus kepada Presiden To Lam atas terpilihnya beliau sebagai Presiden Republik Sosialis Vietnam; menekankan bahwa hubungan Vietnam-Rusia berkembang secara dinamis dalam semangat kemitraan strategis yang komprehensif, dan menyampaikan harapannya bahwa dalam kapasitasnya sebagai Presiden, Bapak To Lam akan terus menggalakkan kerja sama bilateral yang konstruktif di segala bidang, demi kepentingan kedua bangsa, guna memperkuat keamanan dan stabilitas di kawasan Asia -Pasifik .
Presiden To Lam. (Foto: VNA)
Sultan Brunei Darussalam Haji Hassanal Bolkiah menegaskan bahwa Brunei Darussalam dan Vietnam akan terus memelihara persahabatan dan kerja sama jangka panjang; menyatakan keinginannya untuk memperkuat dan lebih memperdalam hubungan yang berharga ini, baik secara bilateral maupun sebagai mitra dekat di ASEAN.
Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan mengirimkan ucapan selamat kepada Presiden To Lam.
Presiden Negara Palestina, Ketua Komite Sentral Organisasi Pembebasan Palestina Mahmoud Abbas mengirimkan surat ucapan selamat kepada Presiden To Lam.
Perdana Menteri Republik Sosialis Demokratik Sri Lanka Dinesh Gunawardena mengirimkan pesan ucapan selamat kepada Presiden To Lam.
Pada kesempatan terpilihnya Bapak To Lam oleh Majelis Nasional ke-15 sebagai Presiden Republik Sosialis Vietnam dan terpilihnya Bapak Tran Thanh Man oleh Majelis Nasional ke-15 sebagai Ketua Majelis Nasional Republik Sosialis Vietnam, Presiden Mongolia Ukhnaagiin Khurelsukh dan Ketua Majelis Nasional Mongolia Gombojav Zandanshatar mengirimkan surat ucapan selamat.
Dalam surat ucapan selamatnya, para pemimpin Mongolia menegaskan persahabatan tradisional yang telah lama terjalin antara Mongolia dan Vietnam, dan menyatakan keyakinannya bahwa di bawah kepemimpinan Presiden To Lam dan Ketua Majelis Nasional Tran Thanh Man, Vietnam akan menjadi semakin makmur dan rakyat Vietnam akan semakin bahagia; menegaskan kesiapan mereka untuk bekerja sama erat dengan para pemimpin Vietnam guna memperkuat hubungan bilateral, terus memperkuat persahabatan tradisional di segala bidang, sesuai dengan kepentingan rakyat Mongolia dan Vietnam.
Para pemimpin Mongolia dengan hormat mengundang Presiden To Lam dan Ketua Majelis Nasional Tran Thanh Man untuk mengunjungi Mongolia guna membawa hubungan bilateral ke tingkat yang lebih tinggi pada kesempatan peringatan 70 tahun terjalinnya hubungan diplomatik Vietnam-Mongolia pada tahun 2024.
[iklan_2]
Sumber: https://vtcnews.vn/dien-va-thu-chuc-mung-chu-tich-nuoc-to-lam-va-chu-tich-quoc-hoi-tran-thanh-man-ar872943.html
Komentar (0)