Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Pendapatan Terusan Suez anjlok; Uni Eropa bentuk pasukan lindungi kapal kargo di Laut Merah

Báo Công thươngBáo Công thương20/02/2024

[iklan_1]

Pendapatan Terusan Suez turun tajam

Informasi tersebut diumumkan oleh Presiden Mesir Abdel-Fattah El-Sisi dalam pidato pembukaannya di Pameran Energi Mesir ke-7 (EGYPES 2024) yang diadakan di Pusat Konferensi Internasional Al-Manara di Kairo Baru.

Menurut Bapak El-Sisi, dampak ekonomi dari tantangan masa lalu dan masa kini yang telah dan sedang dihadapi Mesir, termasuk pandemi Covid-19, perang Rusia-Ukraina, serta ketidakstabilan di Libya, Sudan, dan Jalur Gaza.

Semua ini terjadi dalam konteks komitmen pemerintah Mesir untuk memenuhi kewajibannya kepada perusahaan minyak dan gas, mitra pembangunan, dan lembaga keuangan ,” tegas Bapak El-Sisi.

Pada Januari 2024, Ketua Otoritas Terusan Suez, Osama Rabie, mengatakan bahwa jumlah kapal yang melewati Terusan Suez dalam dua minggu pertama Januari 2024 telah menurun sebesar 30% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dari 777 kapal menjadi 544 kapal.

Doanh thu kênh đào Suez giảm mạnh; EU thành lập lực lượng bảo vệ tàu hàng ở Biển Đỏ
Banyak perusahaan pelayaran terpaksa mengalihkan kapal dari Laut Merah (Foto ilustrasi)

Menurut Bapak Rabie, pendapatan dalam USD dari Terusan Suez pada dua minggu pertama bulan Januari 2024 menurun sebesar 40% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023, sementara volume transportasi menurun sebesar 41%.

Pasukan Houthi mulai menyerang kapal-kapal komersial di Laut Merah pada Oktober 2023, setelah konflik Israel-Hamas meletus, dan tidak menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. Banyak perusahaan pelayaran telah mengalihkan rute dari Laut Merah untuk menghindari serangan Houthi, dan memilih rute yang lebih panjang dan lebih mahal, yaitu melalui Tanjung Harapan di ujung selatan Afrika.

Terusan Suez adalah rute laut terpendek antara Asia dan Eropa dan merupakan penggerak utama perdagangan global. Rute pelayaran vital ini mengangkut sekitar 12% perdagangan maritim dunia .

Uni Eropa bentuk pasukan untuk lindungi kapal kargo di Laut Merah

Presiden Komisi Eropa (EC) Ursula von der Leyen mengatakan bahwa negara-negara Uni Eropa telah membentuk satuan tugas yang bertugas melindungi rute pelayaran internasional di Laut Merah dari serangan Houthi.

" Saya menyambut baik keputusan untuk meluncurkan Operasi Aspides (yang berarti 'perisai' dalam bahasa Yunani) oleh Angkatan Laut Uni Eropa (UE). Eropa akan bekerja sama dengan mitra internasional untuk memastikan kebebasan navigasi di Laut Merah ," tegas Ibu der Leyen.

Aspides dilaporkan akan memiliki setidaknya empat kapal perang dan diperkirakan akan beroperasi dalam beberapa minggu. Komandan misi tersebut berkebangsaan Yunani, sementara perwira yang bertanggung jawab atas operasi di laut adalah warga negara Italia.

Uni Eropa mengumumkan bahwa pasukan Aspides hanya akan melindungi kapal kargo di Laut Merah dan tidak akan melakukan serangan di wilayah daratan Yaman.

Italia, Prancis, Jerman, dan Belgia sebelumnya telah mengonfirmasi akan menyumbangkan kapal perang untuk pasukan tersebut. Aliansi ini juga terbuka bagi negara-negara non-Eropa dan akan beroperasi setidaknya selama satu tahun.

" Italia berada di garda terdepan dalam upaya melindungi kepentingan komersial dan kebebasan navigasi di Laut Merah. Ini merupakan langkah penting menuju pertahanan bersama Eropa ," ujar Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani.


[iklan_2]
Sumber

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Close-up 'monster baja' yang memamerkan kekuatan mereka di A80
Ringkasan latihan A80: Kekuatan Vietnam bersinar di bawah malam ibu kota berusia seribu tahun
Kekacauan lalu lintas di Hanoi setelah hujan lebat, pengemudi meninggalkan mobil di jalan yang banjir
Momen-momen mengesankan dari formasi penerbangan yang bertugas di Upacara Agung A80

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk