Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Hampir 200 siswa kelas 10 telah bersekolah selama 2 bulan sekarang dan baru mengetahui bahwa mereka tidak teridentifikasi.

Báo Tuổi TrẻBáo Tuổi Trẻ26/10/2024

Kepala Sekolah Menengah Atas To Hien Thanh menegaskan, saat penerimaan siswa baru kelas X bukan berarti sekolah belum mendapat kuota, tetapi memang belum mendapat kuota.


Gần 200 học sinh lớp 10 đi học 2 tháng rồi giờ mới biết không được định danh - Ảnh 1.

Ke SMA Hien Thanh, Distrik Ha Dong, Hanoi - tempat kejadian terjadi - Foto: NB

Selama lebih dari sebulan, ratusan orang tua di Sekolah Menengah Atas To Hien Thanh, Distrik Ha Dong, Hanoi merasa "gelisah" ketika mereka tiba-tiba mengetahui bahwa anak-anak mereka telah bersekolah selama lebih dari 2 bulan tetapi tidak memiliki nomor induk siswa pada sistem Departemen Pendidikan dan Pelatihan Hanoi.

Orang tua terkejut karena sekolah menerima siswa kelas 10 secara ilegal

Berbicara kepada Tuoi Tre Online pada pagi hari tanggal 26 Oktober, Ibu NTV mengatakan anaknya telah mendaftar di sekolah sejak 16 Juli, tetapi baru pada tanggal 19 September Ibu V dan orang tua lainnya di kelas 10 mengetahui bahwa sekolah tersebut tidak diizinkan untuk mendaftarkan siswa pada tahun ajaran 2024-2025.

Pada saat ini, Ibu V dan orang tua masuk ke sistem basis data Departemen Pendidikan dan Pelatihan Hanoi untuk mencari daftar siswa tetapi tidak dapat menemukan nama anak-anak mereka atau kode siswa kelas 10.

Menurut keterangan Ibu V, setelah kejadian tersebut, melalui penelusuran informasi, Ibu V dan orangtua siswa mengetahui bahwa sejak April 2024, SMA To Hien Thanh tidak masuk dalam daftar sekolah swasta yang mendapatkan kuota penerimaan siswa tahun ini, karena tidak memenuhi syarat legal lokasi penyelenggaraan.

Namun, Sekolah Menengah Atas To Hien Thanh masih menyelenggarakan konsultasi penerimaan, menerima aplikasi "bawah tanah" dari April 2024 hingga Juli 2024 dan mengumumkan bahwa siswa akan mendaftar mulai 16 Juli 2024.

Sekolah ini telah merekrut 174 siswa kelas 10, dibagi dalam 7 kelas dan menyelenggarakan pengajaran sejak Juli hingga sekarang.

"Ketika kami mengajukan aplikasi anak kami ke sekolah, kami tidak tahu bahwa sekolah tersebut belum mendapatkan kuota pendaftaran. Saya sangat menyesalkan bahwa sebuah lembaga pendidikan telah melakukan tindakan keliru dengan menipu orang tua dan siswa."

Saat ini, 174 siswa tidak memiliki kode siswa kelas 10 dalam sistem data Departemen Pendidikan dan Pelatihan Hanoi dan hak-hak hukum lainnya tidak dijamin.

"Sekarang, bahkan jika kami mendaftarkan anak kami untuk bersekolah di sekolah lain, tidak ada yang mau menerima kami. Kami hanya bisa menunggu pihak sekolah dan Departemen Pendidikan dan Pelatihan Hanoi menemukan solusi. Dalam kasus terburuk, kami terpaksa membiarkan anak kami berhenti sekolah selama setahun," ujar Ibu V.

Kepala sekolah mengonfirmasi bahwa dia telah melapor ke departemen.

Berbicara kepada Tuoi Tre Online pada siang hari tanggal 26 Oktober, Ibu Nguyen Thi Anh Tuyet - kepala sekolah SMA To Hien Thanh - menegaskan bahwa "bukan berarti sekolah tersebut belum diberi target pendaftaran untuk tahun ajaran 2024-2025, tetapi memang belum diberi target".

Ibu Tuyet menjelaskan, sebelumnya Dinas Pendidikan dan Pelatihan Hanoi sudah memperbolehkan pihak sekolah untuk mengurus dokumen-dokumennya, namun hingga kini dokumen-dokumen tersebut belum rampung dan sudah habis masa berlakunya. Dengan demikian, pihak sekolah belum mendapatkan target penerimaan siswa baru tahun ajaran 2024-2025.

Karena sekolah tersebut belum mendapatkan kuota tetapi masih menerima siswa, saat ini sekolah tersebut menghadapi kesulitan besar. Pihak sekolah sedang mengupayakan solusi dan telah melaporkannya kepada dinas pendidikan.

Orang tua dapat yakin bahwa anak-anak mereka tidak akan pernah kekurangan tempat belajar. Siswa yang tidak bersekolah di sekolah saya akan bersekolah di sekolah lain," kata Ibu Tuyet.

Menurut Ibu Tuyet, alasan sekolah tersebut belum menerima siswa baru tahun ajaran 2024-2025 karena fasilitas sekolah tersebut belum memadai.

Seorang pejabat dari Departemen Pendidikan dan Pelatihan Hanoi mengatakan bahwa departemen tersebut telah mengetahui insiden di SMA To Hien Thanh. Minggu depan, tim inspeksi dari Departemen Pendidikan dan Pelatihan Hanoi akan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk menyelidiki dan mengklarifikasi masalah tersebut.


[iklan_2]
Sumber: https://tuoitre.vn/gan-200-hoc-sinh-lop-10-di-hoc-2-thang-roi-gio-moi-biet-khong-duoc-dinh-danh-20241026125901841.htm

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk