Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Harga minyak mentah jatuh ke level terendah sepanjang sejarah.

VTV.vn - Menurut para ahli, serangkaian perkembangan ekonomi dan geopolitik dalam beberapa hari terakhir telah menurunkan ekspektasi harga minyak dalam waktu dekat.

Đài truyền hình Việt NamĐài truyền hình Việt Nam17/12/2025

Di pasar energi, pada penutupan perdagangan dini hari waktu Vietnam, harga minyak mentah yang terdaftar di bursa komoditas AS di New York City jatuh ke level terendah dalam beberapa tahun terakhir, karena informasi menunjukkan melemahnya permintaan minyak tetapi potensi peningkatan tajam dalam produksi yang akan datang.

Pada sesi perdagangan yang baru saja berakhir di bursa komoditas AS, harga kedua jenis minyak turun lebih dari 2,8%, mencapai titik terendah sepanjang masa sejak awal tahun 2021. Secara spesifik, minyak mentah Brent ditutup pada harga hampir $59 per barel, sementara minyak mentah WTI AS turun menjadi sedikit di atas $55 per barel. Penurunan harga minyak seperti ini jarang terjadi sejak pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19. Secara keseluruhan tahun ini, minyak mentah Brent telah turun sekitar 21%, sementara minyak mentah WTI turun lebih tajam lagi, sekitar 23%.

Menurut para ahli, serangkaian perkembangan ekonomi dan geopolitik dalam beberapa hari terakhir telah meredam ekspektasi harga minyak dalam waktu dekat. Secara khusus, harga minyak mentah berada di bawah tekanan karena anggota Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak dan mitranya (juga dikenal sebagai OPEC+) telah dengan cepat meningkatkan produksi setelah bertahun-tahun melakukan pemotongan. Banyak investor juga meremehkan risiko geopolitik karena Rusia dan Ukraina kemungkinan akan mencapai kesepakatan damai. Selain itu, ekonomi AS menunjukkan tanda-tanda pelemahan yang semakin meningkat. Baru-baru ini, tingkat pengangguran naik menjadi 4,6% pada bulan Oktober, level tertinggi dalam empat tahun.

Banyak ahli memperkirakan bahwa pasokan minyak mentah dapat meningkat tajam jika perjanjian damai ditandatangani antara Rusia dan Ukraina. Pada saat yang sama, OPEC+ juga mengubah strateginya, berupaya meningkatkan produksi untuk bersaing memperebutkan pangsa pasar.

Sumber: https://vtv.vn/gia-dau-tho-giam-ky-luc-100251217093156978.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Sayap Kebebasan di Jantung Kota

Sayap Kebebasan di Jantung Kota

rakyat

rakyat

Keindahan kerja keras

Keindahan kerja keras