Pada tanggal 24 Juli, Kantor Komite Rakyat Provinsi Gia Lai mengeluarkan pemberitahuan kesimpulan Ketua Komite Rakyat Provinsi Pham Anh Tuan pada pertemuan untuk mendengarkan laporan Departemen Pendidikan dan Pelatihan tentang tinjauan dan usulan kebutuhan investasi untuk membangun sekolah asrama dan semi-asrama di 7 komune perbatasan, termasuk: Ia Dom, Ia Nan, Ia Pnôn, Ia O, Ia Chia, Ia Mo dan Ia Púch.
Menurut laporan tersebut, wilayah ini saat ini memiliki 21 sekolah, mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas, dengan total 10.323 siswa. Dari jumlah tersebut, lebih dari 7.100 siswa perlu belajar di sekolah berasrama dan semi-asrama. Untuk memenuhi kebutuhan ini, provinsi perlu membangun, menambah, dan melengkapi sekitar 406 ruang kelas dan ruang serbaguna. Total biaya investasi diperkirakan mencapai lebih dari 378 miliar VND.
Makanan asrama untuk mahasiswa di komune perbatasan Ia Nan (Gia Lai)
FOTO: TRAN HIEU
Menurut Bapak Pham Anh Tuan, pembangunan sekolah berasrama dan semi-asrama di wilayah perbatasan bukan hanya solusi praktis untuk meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga menunjukkan perhatian khusus Pemerintah Pusat terhadap pendidikan di wilayah pegunungan dan perbatasan. Kebijakan ini sejalan dengan semangat Surat Edaran Politbiro No. 81-TB/TW tanggal 18 Juli 2025 tentang kebijakan investasi pembangunan sekolah bagi wilayah perbatasan.
Demi pelaksanaan yang efektif, Bapak Tuan meminta Dinas Konstruksi untuk memimpin dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna segera meninjau dan menyesuaikan perencanaan pembangunan sekolah berasrama dan semi-asrama di 7 komune yang disebutkan di atas. Lokasi perencanaan harus menjamin keamanan, ruang belajar dan tempat tinggal yang cukup, dekat dengan pusat permukiman, dan dapat digunakan secara stabil dalam 5-10 tahun ke depan.
Departemen Pendidikan dan Pelatihan ditugaskan untuk berkoordinasi secara proaktif dengan Departemen Keuangan dan Komite Rakyat komune untuk menilai situasi terkini dan mengusulkan rencana investasi yang sesuai dengan kondisi aktual. Tujuannya adalah agar pada tahun ajaran 2026-2027, semua siswa di wilayah perbatasan dapat belajar di sekolah yang luas dan kokoh dengan peralatan belajar mengajar yang lengkap.
Ketua Komite Rakyat Provinsi juga meminta departemen dan cabang terkait untuk terus mendukung dan menciptakan kondisi untuk mempercepat pembangunan sistem sekolah berasrama dan semi-asrama, berkontribusi pada stabilisasi populasi, pengembangan sosial -ekonomi dan pemeliharaan keamanan perbatasan provinsi Gia Lai.
Sumber: https://thanhnien.vn/gia-lai-xay-truong-noi-tru-ban-tru-cho-hon-7000-hoc-sinh-vung-bien-185250724103713773.htm
Komentar (0)