Harga emas dunia yang tercatat di Kitco berada pada level 3.314,47 USD/ons, naik 13,81 USD/ons dibandingkan kemarin.
Ini merupakan penurunan mingguan pertama harga emas di bulan April, dengan penurunan sebesar 0,37% di tengah tekanan jual yang kuat sepanjang pekan lalu. Ketegangan perdagangan AS-Tiongkok menunjukkan tanda-tanda mereda karena kedua belah pihak menyatakan keinginan mereka untuk melanjutkan negosiasi.
Namun, masa depan emas masih menjadi tanda tanya besar, terutama karena masih belum jelas apakah akan ada kesepakatan perdagangan antara AS dan China.
Emas masih menjadi aset safe haven, terutama karena melemahnya peran dolar AS secara global, menurut Bart Melek, pakar di TD Securities. ETF emas telah mengalami arus masuk yang signifikan tahun ini, dengan investor Tiongkok secara aktif mencari perlindungan terhadap risiko perdagangan.

Permintaan emas oleh bank sentral, terutama dari Tiongkok, juga memberikan dukungan kuat bagi harga emas. Pada kuartal pertama tahun 2025, Bank Rakyat Tiongkok menambahkan lebih dari 27 ton emas ke cadangannya, sehingga total kepemilikan emasnya mencapai lebih dari 2.300 ton, tertinggi dalam sejarah modern negara tersebut. Langkah agresif ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada dolar AS dan meningkatkan peran yuan dalam transaksi global.
Pergerakan harga emas hari ini
+ Harga emas domestik
Pada pukul 06.00 WIB tanggal 27 April, harga emas batangan di Doji dan SJC tercatat pada level 119-121 juta VND/tael (beli - jual), naik 500.000 VND/tael baik pada arah beli maupun arah jual dibandingkan kemarin.
Sementara itu, harga cincin emas saat ini dicatatkan Doji sebesar 114 - 116,5 juta VND/tael untuk beli dan jual, naik 1,5 juta VND/tael untuk beli dan 1 juta VND/tael untuk jual dibanding akhir sesi perdagangan kemarin.
+ Harga emas internasional
Harga emas dunia yang tercatat di Kitco berada di level 3.314,47 USD/ons, naik 13,81 USD/ons dibandingkan kemarin. Harga emas berjangka terakhir diperdagangkan di level 3.320 USD/ons.
Prakiraan Harga Emas
Pasokan emas global saat ini relatif kuat, tetapi tambang emas yang menua, cadangan yang menipis, dan kualitas bijih yang menurun tetap menjadi kekhawatiran, yang dapat mendorong harga lebih tinggi dalam jangka panjang, kata Tai Wong, seorang pedagang logam independen.
Ia yakin harga sebelumnya sebesar $3.500/ons terlalu tinggi dan perlu disesuaikan. Ia memperkirakan harga emas akan berfluktuasi di sesi-sesi mendatang, tetapi tren kenaikannya akan tetap ada.
Kemungkinan tercapainya kesepakatan dagang AS-Tiongkok, ditambah dengan sikap dovish Presiden Trump terhadap Ketua The Fed, menyebabkan harga emas anjlok dan memicu aksi jual jangka pendek, menurut Kelvin Wong, analis pasar senior di Oanda.
Penguatan dolar AS membuat emas lebih mahal bagi pembeli luar negeri. Meskipun mengalami penurunan jangka pendek, Kelvin Wong yakin harga emas masih berpotensi untuk terus naik.
ANZ Bank telah menaikkan perkiraan harga emas akhir tahun menjadi $3.600 per ons dan perkiraan enam bulannya menjadi $3.500 per ons.
Menurut PHAM DUY (Berita VTC)
Sumber: https://baogialai.com.vn/gia-vang-hom-nay-274-tang-dong-loat-trong-nuoc-the-gioi-post320675.html
Komentar (0)