Informasi ini dirilis oleh Kepolisian Negara Bagian Chihuahua di Meksiko pada tanggal 17 Februari (waktu setempat) dan dipublikasikan oleh CBS42 .
Sumber-sumber mengindikasikan bahwa kepolisian negara bagian Chihuahua, berkoordinasi dengan Garda Nasional Meksiko, menyelamatkan 49 migran yang telah diculik dan disekap di sebuah apartemen di Colonia Hidalgo selama akhir pekan.
Di antara para korban terdapat 11 warga Vietnam, 28 warga Guatemala, 3 warga Brasil, 2 warga Bolivia, dan 5 warga Meksiko.
Polisi menyelamatkan beberapa migran yang diculik oleh geng perdagangan manusia di Meksiko. Foto: Kepolisian Meksiko.
Pihak berwenang juga menangkap tiga tersangka yang menggunakan senjata api untuk menyandera kelompok yang terdiri dari 49 migran, serta menyita beberapa butir amunisi dan 30 paket kokain.
"Para korban diculik begitu mereka sampai di perbatasan Meksiko dan menghubungi para penyelundup untuk mencari cara menyeberang ke Amerika Serikat. Setelah menculik para migran, para penyelundup menuntut uang tebusan tambahan," kata Komandan Kepolisian Negara Bagian Chihuahua, Luis Aguirrre.
Pada awal Januari, polisi Chihuahua juga menyelamatkan lebih dari 200 migran yang diculik untuk tebusan di Juarez.
Polisi membawa para tersangka penculik ke penjara Cereso, sementara semua korban asing dibawa ke fasilitas imigrasi untuk pemeriksaan medis .
"Warga negara Meksiko telah dibebaskan atau diberikan bantuan transportasi agar mereka dapat kembali ke rumah," tegas kepolisian Chihuahua.
Amerika Serikat dan Meksiko baru-baru ini meningkatkan pertukaran informasi mengenai aktivitas geng perdagangan manusia di wilayah perbatasan antara kedua negara.
Sumber: https://nld.com.vn/giai-cuu-11-cong-dan-viet-nam-bi-bat-coc-tai-mexico-196250218185633894.htm








Komentar (0)