Desain chip ADC (Analog-to-Digital Converter) yang diperkenalkan oleh tim insinyur Vietnam di Diginal (anggota CT Group) pada akhir Juni 2025 tidak hanya menandai terobosan dalam industri semikonduktor di Vietnam, tetapi juga menegaskan kemampuan untuk merancang dan menguasai teknologi inti secara independen.
Dalam konteks transformasi digital yang komprehensif dan tren membangun kembaran digital yang menjadi kekuatan pendorong baru bagi pembangunan, sangat penting bahwa sistem cerdas memiliki kemampuan untuk "merasakan," "memahami," dan "merespons" dunia fisik secara akurat.
Para ahli mengatakan bahwa chip ADC dan DAC (Digital-to-Analog Converter) memainkan peran penting sebagai jembatan, mengubah sinyal analog seperti suara, cahaya, dan suhu menjadi data digital agar mudah diproses oleh mikroprosesor, sistem AI, atau FPGA, dan melakukan kebalikannya untuk mengendalikan speaker, motor, atau modul sensor.
Menurut perwakilan Diginal, di bidang keamanan dan pertahanan, ADC dan DAC telah banyak diterapkan dalam sistem peringatan radar, senjata berpemandu presisi, kendaraan udara tak berawak (UAV), sistem pengawasan dan navigasi.
Dalam pertanian pintar, sensor kelembapan, suhu, dan kualitas tanah yang dikombinasikan dengan konverter ADC/DAC mendukung pengumpulan data waktu nyata dan kontrol sistem irigasi otomatis, yang berkontribusi pada pengoptimalan produktivitas dan penghematan sumber daya air dan pupuk.
Untuk kendaraan otonom, chip ADC merupakan komponen kunci dalam sistem kamera, sensor LiDAR, dan radar, yang membantu mengumpulkan gambar, jarak, dan kedalaman objek di sekitarnya secara terus-menerus dan akurat. Data ini diubah menjadi sinyal digital, memungkinkan algoritma untuk memproses dengan cepat, memastikan respons yang tepat waktu terhadap situasi lalu lintas yang kompleks.
Di segmen elektronik konsumen dan aplikasi AI, ADC/DAC berkontribusi dalam menciptakan pengalaman audio yang jelas dalam mikrofon, headphone, speaker pintar, dan membantu perangkat realitas virtual (VR) mereproduksi gambar dan suara yang halus dan realistis.
Dalam dunia kedokteran , akurasi dan keandalan ADC/DAC secara langsung memengaruhi efektivitas diagnosis dan pengobatan. Peralatan ultrasonografi, monitor detak jantung, mesin tomografi terkomputasi (CT), atau pencitraan resonansi magnetik (MRI) semuanya bergantung pada kemampuan untuk mengubah sinyal analog dari tubuh menjadi data digital dengan resolusi tinggi dan noise rendah. Hasilnya, gambar diagnostik menjadi lebih jernih, membantu dokter membuat keputusan yang akurat dan tepat waktu.
Secara strategis, menguasai teknologi semikonduktor, terutama chip konverter ADC/DAC, adalah 'kunci' untuk membuka potensi pembangunan ekosistem digital: kota pintar, jaringan pintar, pertanian presisi, perawatan kesehatan digital, dll.
Dalam fase 3 transformasi digital, yang berfokus pada kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), big data, dan otomatisasi penuh, kemampuan untuk mendigitalkan dunia nyata menjadi data digital, memprosesnya secara real-time dengan latensi sangat rendah, menjadi suatu keharusan. Chip ADC bertindak sebagai 'gerbang' yang menghubungkan miliaran sensor, mendukung pengoperasian robot industri, mengendalikan kendaraan otonom, mengoptimalkan produksi di pabrik pintar, dan menyediakan platform untuk aplikasi medis presisi.

Bagi Vietnam, merancang dan memproduksi chip ADC sendiri tidak hanya meningkatkan kemampuan teknologi inti dalam desain front-end dan optimasi sistem, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada komponen impor, meningkatkan tingkat lokalisasi, serta mengendalikan kualitas dan keamanan sejak awal. Hal ini membantu meningkatkan nilai tambah dalam rantai nilai global, menciptakan peluang bagi Vietnam untuk mengembangkan produk "Buatan Vietnam" dengan kandungan teknologi tinggi, yang siap bersaing di pasar internasional.
Selain itu, penguasaan teknologi semikonduktor secara proaktif juga memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan daya saing nasional, perlindungan keamanan dan pertahanan negara, serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital.
Chip ADC bukan hanya komponen elektronik tetapi dianggap sebagai 'kunci teknologi' untuk membantu Vietnam menerobos era digital, menegaskan posisinya dan berkontribusi pada proses transformasi digital global.
Source: https://www.vietnamplus.vn/giai-ma-suc-manh-con-chip-adc-dau-tien-do-ky-su-viet-thiet-ke-post1051057.vnp
Komentar (0)