Pada tanggal 18 Maret, hampir 1.400 siswa di Sekolah Internasional Amerika (Distrik Nha Be, Kota Ho Chi Minh) harus tinggal di rumah dan tidak masuk sekolah karena sebagian besar guru dan dosen di sekolah tersebut menolak untuk bersekolah akibat upah dan asuransi yang belum dibayar.
Sebelumnya, pada September 2023, banyak orang tua murid berkumpul di depan gerbang sekolah American International School untuk menuntut iuran "uang sekolah" miliaran dong.
Menurut seorang orang tua anonim yang anaknya bersekolah di sekolah tersebut, kemarin (17 Maret), Ibu Nguyen Thi Ut Em, Presiden Dewan Sekolah Internasional Amerika, mengadakan pertemuan dengan semua orang tua mengenai masalah keuangan dan kepegawaian sekolah. Menurut notulen rapat, Dewan Direksi sekolah menyatakan bahwa sekitar 95% guru di sekolah tersebut masih menunggak gaji dan asuransi, sehingga mereka menolak untuk bersekolah. Oleh karena itu, pihak sekolah akan memberikan libur sekolah pada 18 Maret karena mereka akan kesulitan bersekolah dalam kondisi seperti itu.
Pertemuan tersebut juga menegaskan bahwa tidaklah memungkinkan untuk meminta dan memobilisasi orang tua untuk menyumbang lebih banyak biaya sekolah guna membantu sekolah mengatasi kesulitan keuangannya. Namun, seorang orang tua, Bapak LAT, mengatakan bahwa ia dapat menginvestasikan 200 miliar VND dari dana investasi untuk sekolah dengan imbalan kepemilikan sekitar 20% saham sekolah.
Diketahui Ibu Ut Em akan memberikan pengumuman mengenai hal ini dan persentase saham sekolahnya besok (19 Maret).
Dalam rapat tersebut, banyak orang tua berpendapat bahwa ini merupakan solusi yang layak dan dapat mengatasi kesulitan yang dihadapi sekolah saat ini. Selain itu, risalah rapat antara orang tua dan pihak sekolah juga menyimpulkan bahwa paling lambat tanggal 21 Maret, pihak sekolah akan memiliki solusi untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi.
Sekolah Internasional Amerika, yang nama lengkapnya adalah Sekolah Internasional Amerika Vietnam, didirikan pada tahun 2006. Statistik menunjukkan bahwa pada akhir tahun 2023, sekolah ini memiliki sekitar 1.400 siswa, dari taman kanak-kanak hingga kelas 12. Sekolah ini juga memiliki ratusan guru asing dan ratusan guru serta staf lokal. Sekolah ini juga merupakan salah satu sekolah dengan biaya sekolah tertinggi di Kota Ho Chi Minh, berkisar antara 280 hingga 720 juta VND/tahun ajaran, tergantung jenjang pendidikan.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)