
Menurut informasi dari Departemen Perfilman, upacara pembukaan akan berlangsung pada sore hari tanggal 2 Desember di Istana Kebudayaan Nasional Laos, diawali dengan film dokumenter "Presiden Kaysone Phomvihane dengan Vietnam" (32 menit) yang diproduksi oleh Central Documentary and Scientific Film Studio, yang menggambarkan kehidupan, karier, dan kasih sayang Presiden Kaysone Phomvihane terhadap negara Vietnam.
Di antara keenam film yang diputar, yang paling menonjol adalah tiga film layar lebar yang menjadi sorotan di Festival Film Vietnam ke-24: “Red Rain” (124 menit, disutradarai oleh Dang Thai Huyen) oleh People’s Army Cinema, yang menggambarkan kembali 81 hari dan malam pertempuran untuk melindungi Benteng Quang Tri pada tahun 1972, menghadirkan kepada penonton Laos sebuah kisah menyentuh tentang patriotisme dan pengorbanan generasi muda Vietnam.
“Death Battle in the Air” (118 menit, disutradarai oleh Ham Tran), diproduksi oleh People's Police Cinema dan Thien Ngan Company, memperagakan kembali pembajakan penerbangan HVN-137 pada tahun 1977, dengan demikian menghormati semangat pemberani pasukan keamanan.
“Tunnels - Sun in the Dark” (128 menit, disutradarai oleh Bui Thac Chuyen), menceritakan kisah tim gerilya yang bertempur di pangkalan Binh An Dong selama kampanye Cedar Falls pada tahun 1967.
Selain itu, acara ini juga memperkenalkan film layar lebar "Two Mothers" (96 menit, disutradarai oleh Nguyen Khac Loi), sebuah karya yang menggambarkan secara mendalam persahabatan Vietnam-Laos selama Perang Indochina; dan "I See Yellow Flowers on the Green Grass" (102 menit, disutradarai oleh Victor Vu), sebuah film emosional tentang kenangan masa kecil, keluarga, dan pedesaan Vietnam di akhir tahun 1980-an.
Seluruh film diputar gratis di dua lokasi: Istana Kebudayaan Nasional Laos dan Alun-alun Patuxay. Setelah beberapa pemutaran, penonton berkesempatan berinteraksi dengan kru film dari karya-karya berikut: "Red Rain" (2 Desember), "Tunnels - The Sun in the Dark" (3 Desember), dan "Death Battle in the Air" (5 Desember).
Pekan Film Vietnam di Laos 2025 diharapkan dapat menghadirkan perspektif autentik dan artistik tentang sejarah, budaya, dan masyarakat Vietnam kepada penonton negara tetangga; dengan demikian terus memupuk solidaritas khusus dan ikatan erat antara kedua negara.
Sumber: https://nhandan.vn/gioi-thieu-6-bo-phim-tieu-bieu-trong-tuan-phim-viet-nam-tai-lao-2025-post926898.html






Komentar (0)