Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Girona, apa alasannya?

Setelah secara ajaib terhindar dari degradasi dari La Liga musim lalu, Girona kembali terperosok ke dalam kondisi yang sama di awal musim 2025/26.

ZNewsZNews04/11/2025

Girona mengalami awal musim yang sangat buruk.

Setelah putaran ke-11 La Liga, Girona berada di posisi terbawah klasemen dengan hanya 7 poin dari 1 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 6 kekalahan. Girona memulai kemerosotan yang mengerikan musim lalu, setelah secara tak terduga lolos ke Liga Champions. Sekarang, tujuan terbesar mereka hanyalah menghindari degradasi. Realitas pahit ini telah membuat banyak orang mempertanyakan mengapa Girona mengalami penurunan yang begitu drastis.

Ini bukan lagi sebuah fenomena.

Musim lalu, lagu kebangsaan Liga Champions yang ikonik menggema di sekitar Montilivi saat Girona melakukan debut mereka di kompetisi klub paling bergengsi di Eropa. Saat itu, stadion Girona yang berkapasitas 14.624 tempat duduk memiliki kapasitas terkecil di Liga Champions 2024/25. Hal ini semakin menyoroti peningkatan pesat mereka. Dalam sejarahnya yang berusia 87 tahun, Girona baru bermain di La Liga untuk pertama kalinya pada tahun 2017.

Ketika Girona memimpin La Liga pada musim 2023/24, banyak yang menganggap mereka sebagai Leicester City-nya Spanyol. Pada akhirnya, mereka finis di posisi ketiga La Liga di belakang Real Madrid dan Barcelona, ​​​​tetapi menyalip Atlético Madrid untuk lolos ke Liga Champions.

Sejak saat itu, banyak yang berharap Girona akan memperkuat posisinya dengan rutin berpartisipasi dalam kompetisi Eropa, terutama karena City Football Group merupakan pemegang saham terbesar di klub tersebut dengan 47% saham. Namun, kenyataan yang terjadi sangat berbeda.

Girona nyaris terdegradasi musim lalu dan saat ini berada di posisi terbawah La Liga setelah 11 pertandingan. Realita pahit bagi Girona datang setelah penampilan yang melampaui ekspektasi dua tahun lalu. Girona hanyalah kota kecil di Catalonia, dengan populasi kurang dari 100.000 jiwa, dan menjadi korban dari kesuksesannya sendiri.

El Pais berpendapat bahwa, mengingat nilai skuad mereka, ukuran kota, dan pendapatan, Girona hanya klub papan tengah di La Liga. Mungkin masalahnya bukanlah penurunan performa Girona, tetapi hanya performa mereka yang tidak konsisten dua tahun lalu.

Girona anh 1

Pelatih Michel tidak mampu menyelamatkan Girona.

Girona finis di posisi ketiga pada musim La Liga 2023/24, setelah sebelumnya tidak pernah finis di atas posisi kesepuluh. Perlu juga dicatat bahwa ini baru musim keenam Girona di La Liga sepanjang sejarah mereka.

Saat para rival mereka menjadi lebih berhati-hati, Girona hanya memenangkan tiga dari 27 pertandingan La Liga terakhir mereka. Kualifikasi ke Liga Champions musim lalu juga berarti mereka tidak bisa meminjam pemain dari Manchester City. Dan inilah awal dari tragedi mereka.

Korban kesuksesan

Hubungan Girona dengan Manchester City sangat jelas, melalui Pere Guardiola, saudara laki-laki Pep Guardiola. Pere Guardiola telah menjadi presiden Girona selama bertahun-tahun. Meskipun City Football Group dan pemilik Man City telah berinvestasi di Girona, kemajuan klub La Liga ini bukan semata-mata karena investasi besar.

Mereka meraih kesuksesan melalui kesepakatan transfer yang cerdas dan bijaksana. Jika mereka tidak dapat membeli pemain dengan harga murah, Manchester City atau klub-klub dari sistem City Football Group di seluruh dunia akan meminjamkan atau menjual pemain kepada mereka dengan harga yang sangat rendah.

Akibatnya, pemain seperti Artem Dovbyk, Aleix Garcia, Miguel Gutierrez, Yangel Herrera, Eric García, dan Savinho menjadi sorotan, dan nilai mereka meningkat secara signifikan. Masalah Girona adalah mereka tidak mampu mengganti pemain kunci setelah menjualnya.

Pemain pengganti seperti Bojan Miovski, Yaser Asprilla, Abel Ruiz, Donny van de Beek, dan Arnaut Danjuma semuanya tidak berhasil. Pemain kunci lainnya yang tetap berada di tim semakin tua, seperti Paolo Gazzaniga, David Lopez, Stuani, atau Daley Blind.

Sejak awal musim 2024/25, Girona menjadi klub dengan pengeluaran tertinggi keenam di La Liga (€73,4 juta) tetapi memperoleh pendapatan yang jauh lebih besar dari penjualan pemain (€115,8 juta). Keuntungan sebesar €42,4 juta yang diraih Girona selama periode tersebut merupakan yang tertinggi keempat di La Liga, dan mereka juga tidak banyak berinvestasi di bursa transfer untuk mempertahankan posisi mereka.

City Football Group pernah menghabiskan sejumlah besar uang untuk mengubah Man City menjadi klub top Eropa, tetapi mereka mengambil pendekatan yang lebih pragmatis di Girona. Jelas, memenangkan trofi atau secara konsisten lolos ke kompetisi Eropa bukanlah tujuan utama pemilik asal UEA dengan Girona.

Oleh karena itu, tim Catalan kini harus puas dengan posisi mereka sebagai "tim underdog" di La Liga.

Sumber: https://znews.vn/girona-vi-dau-nen-noi-post1599692.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Di mana "Kebahagiaan" Tidak Membutuhkan Penerjemah

Di mana "Kebahagiaan" Tidak Membutuhkan Penerjemah

Setelah senja

Setelah senja

Kegembiraan mempelajari kerajinan tradisional.

Kegembiraan mempelajari kerajinan tradisional.