Kegiatan ini juga merupakan kegiatan praktis dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Revolusi Agustus ke-80 (19 Agustus 1945 - 19 Agustus 2025) dan Hari Nasional (2 September 1945 - 2 September 2025), serta menjelang Kongres Partai di semua tingkatan.

Menggandeng unsur fungsional dan masyarakat kelurahan Xuan Dinh dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan, kawan Bui Thi Minh Hoai, anggota Politbiro dan Sekretaris Komite Partai Hanoi, menyatakan bahwa upacara peresmian ini barulah permulaan. Komite Partai, pemerintah, dan Front Tanah Air kelurahan perlu terus memperkuat propaganda dan menggerakkan masyarakat untuk secara rutin menjaga kebersihan lingkungan mulai dari rumah hingga ke jalan, disamping memperkuat kedisiplinan dalam pengelolaan ketertiban kota.

Sekretaris Komite Partai Hanoi juga berharap masyarakat setempat proaktif, aktif, dan sadar diri dalam menjaga lingkungan hidup berkelanjutan yang senantiasa cerah, hijau, bersih, dan indah. Ini merupakan tindakan nyata yang dapat dibagikan dan disumbangkan oleh semua orang untuk menjadikan Hanoi kota terindah dalam rangka menyambut peringatan 80 tahun Revolusi Agustus dan Hari Nasional pada 2 September.
Sementara itu, dalam pidatonya pada upacara peluncuran yang diselenggarakan di Lapangan Revolusi Agustus, Ketua Komite Rakyat Hanoi, Tran Sy Thanh, mengatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, dengan partisipasi drastis seluruh sistem politik, sanitasi lingkungan, pembenahan kota, dan pembangunan gaya hidup beradab di kota telah mengalami perubahan yang nyata. Banyak jalan dan lingkungan menjadi lebih bersih dan hijau; kesadaran para pejabat dan masyarakat secara bertahap meningkat.

Namun demikian, di samping hasil yang telah dicapai, Ketua Komite Rakyat Hanoi juga secara terus terang mengemukakan bahwa masih terdapat situasi sampah yang tertinggal di permukiman penduduk, pelanggaran iklan baris, perambahan di trotoar dan badan jalan, pencemaran sungai di kawasan dalam kota yang belum ditangani secara tuntas; kesadaran sejumlah pejabat dan masyarakat dalam menjaga lingkungan masih terbatas.

"Kekurangan-kekurangan ini membutuhkan solusi yang mendesak, lebih sinkron, berkelanjutan, dan drastis. Kita tidak boleh membiarkan sampah dibuang sembarangan, berserakan di jalanan, yang mengakibatkan hilangnya keindahan kota; membuang sampah sembarangan di sungai dan danau, yang mengakibatkan pencemaran air; membakar sampah dan hasil samping pertanian , yang mengakibatkan pencemaran udara... yang memengaruhi kualitas lingkungan hidup," tegas Bapak Tran Sy Thanh.


Arahan No. 44-CT/TU juga menekankan perlunya memobilisasi partisipasi penuh seluruh sistem politik, terutama di tingkat akar rumput, dalam sanitasi lingkungan dan pengelolaan ketertiban kota. Setiap komune dan kelurahan wajib membentuk Komite Pengarah untuk Sanitasi Lingkungan dan Ketertiban Kota yang diketuai oleh Sekretaris Partai, menyelenggarakan pembersihan umum mingguan, dan memelihara gerakan "Akhir Pekan Hijau".
Sumber: https://www.sggp.org.vn/ha-noi-ra-quan-tong-ve-sinh-moi-truong-de-thu-do-sang-xanh-sach-dep-post806563.html
Komentar (0)