Ibu Noushin Shabab, Kepala Riset Keamanan di Tim Riset dan Analisis Global (GReAT) di Kaspersky, mengungkapkan bahwa serangkaian kelompok spionase siber utama diam-diam menargetkan rahasia negara, informasi intelijen militer , dan banyak data sensitif lainnya dari pemerintah di kawasan tersebut.
"Kawasan Asia- Pasifik telah lama menjadi sarang aktivitas spionase siber karena meningkatnya lanskap geopolitik. Dikombinasikan dengan pertumbuhan ekonomi dan digital yang pesat, hal ini menciptakan lanskap ancaman yang kompleks, dibentuk oleh sejumlah aktor ancaman siber aktif yang menargetkan organisasi, individu, dan infrastruktur penting tingkat tinggi di kawasan tersebut," ujar Shabab.
Secara global, para ahli Tim Riset dan Analisis Global (GReAT) Kaspersky memantau lebih dari 900 kelompok dan kampanye Ancaman Berkelanjutan Tingkat Lanjut (ATP) yang berbeda dan mendeteksi berbagai teknik serangan siber dengan berbagai tujuan.
Untuk melindungi dari serangan siber, Kaspersky menyarankan agar organisasi berfokus pada deteksi akurat, respons cepat dengan taktik yang familier, dan perbaikan kerentanan keamanan yang tepat waktu.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/hang-loat-nhom-toi-pham-nham-vao-cac-du-lieu-nhay-cam-post809252.html
Komentar (0)