Pada siang hari tanggal 21 Januari, Kepolisian Distrik Tan Phu berkoordinasi dengan unit profesional Kepolisian Kota Ho Chi Minh untuk memblokir area di depan bar PL di jalan Go Dau, distrik Tan Quy, distrik Tan Phu untuk pemeriksaan.
Ratusan polisi menyerbu dan mengepung bar PL pada malam 20 Januari. (Foto: Tai Le).
Menurut catatan, jalan di depan bar tersebut dijaga ketat oleh banyak polisi antihuru-hara, polisi lalu lintas, dan pasukan pertahanan sipil. Kendaraan yang melewati area tersebut diarahkan untuk mengambil rute lain.
Banyak sepeda motor di bar ini juga dibawa polisi ke kendaraan khusus dan diangkut ke markas.
Beberapa saksi mata mengatakan bahwa pagi itu sejumlah besar petugas polisi tiba-tiba menyerbu bar PL dengan senjata untuk memeriksa.
Hingga pukul 1:45 siang, polisi masih memblokir area tersebut untuk memeriksa bar PL (Foto: An Huy).
Semua staf dan pelanggan di bar tidak diizinkan keluar. Beberapa orang menyelinap keluar bar dan dihentikan oleh polisi.
Area di depan bar diblokir sejak saat itu hingga siang hari di hari yang sama.
Berbicara kepada wartawan Dan Tri , seorang petugas Polisi Lalu Lintas - Tim Ketertiban Kepolisian Distrik Tan Phu mengatakan bahwa sebagian Jalan Go Dau diblokir oleh pihak berwenang untuk melayani pemeriksaan bar PL.
"Pasukan telah memblokir area tersebut sejak tadi malam hingga siang hari ini untuk melayani pekerjaan inspeksi dan belum ada tanda-tanda akan selesai," katanya.
Sebelumnya, pada 19 Oktober 2019, polisi juga mengepung bar PL untuk diperiksa. Ratusan pengunjung pesta yang sedang asyik berputar-putar mengikuti alunan musik tiba-tiba lari terbirit-birit saat melihat polisi.
Semua tamu dihentikan oleh polisi dan dipaksa mengangkat tangan mereka di atas kepala untuk diperiksa. Polisi menemukan 3 pemuda di bar tersebut membawa narkoba; 6 meja lainnya dipenuhi pil ekstasi.
Polisi membawa 150 orang ke markas untuk pengujian dan menemukan lebih dari 100 pemain dinyatakan positif narkoba.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)